Usai Laporan Insiden Penganiayaan Tak Jelas di Pamolokan, Warga Rubaru Didatangi Sejumlah Pihak

Sabtu, 3 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Muhammad Ansori bersama ibundanya .

Foto: Muhammad Ansori bersama ibundanya .

Sumenep, Detikzone.id-  Usai laporan insiden penganiayaan tanpa sebab yang jelas disamping sang ibu, istri dan saudara- saudaranya saat berada di teras rumah sang istri di desa Pamolokan, Mohammad Ansori (45), warga desa Karangnangka, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep mengaku didatangi oknum anggota Polsek Kota dan oknum Babinsa serta oknum Kadus desa Pamolokan untuk berdamai. Sabtu, 03/08/2024.

“Barusan saya disamperin F, Babinsa, RT, Kadus dan tetangga ngajak persoalan penganiayaan diselesaikan secara kekeluargaan. Tapi saya tidak mau karena saya dianiaya didepan ibu dan istri serta saudara saudara saya,” kata Ansori.

Menurut Ansori, kedatangan mereka itu ke Desa Karangnangka, Kecamatan Rubaru merupakan upaya yang kedua kalinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebelum saya membuat laporan, saya juga diminta untuk berdamai dan tidak melapor,” tuturnya.

Ansori mengaku, hingga kini ibunya masih sedih dan shock lantaran tidak merima perbuatan pelaku.

“Ibu saya sudah tua dan menyaksikan langsung saya dianiaya. Ibu mana yang tega melihat anaknya dianiaya didepan kedua matanya,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Jadi korban penganiayaan tanpa sebab yang jelas saat berada disamping sang ibu, istri dan saudara saudaranya di desa Pamolokan, Mohammad Ansori (45), warga desa Karang Nangka, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep melapor ke Polres Sumenep.

Laporan tersebut tertuang dalam bukti lapor LP/B/196/VIII/2024/SPKT/POLRESSUMENEP/POLDAJAWATIMUR.

Kedatangan korban penganiayaan Mohammad Ansori ke Polres Sumenep didampingi ibunda dan keluarganya. Jumat, 02/08/2024, malam.

Menurut keterangan korban Mohammad Ansori, kejadian penganiayaan bermula saat ibu dan sanak familinya dari desa Karangnangka, Kecamatan Rubaru datang bersilaturahmi.

“Saat itu saya sedang duduk santai sambil ngobrol di teras depan rumah bersama ibu, istri, Suib, Ela, Halim, Azis. Tiba tiba datang 2 orang laki-laki inisial Al dan WA. Tak lama kemudian datang lagi ED yang tanpa basa basi langsung  memukul menggunakan sebuah bambu mengenai hidung sebelah kiri dan di dada sebelah kanan,” katanya.

Atas kejadian itu, hidungnya mengalami luka robek dan dadanya mengalami luka gores sebanyak 4 goresan.

“Untung saja Suib dan ibu saya ikut melerai ,” ungkap Ansori.

Sementara itu, Mahwa (60), Ibu Korban penganiayaan mengatakan, anaknya jadi korban penganiayaan didepan matanya sendiri saat dirinya bersama keponakan – keponakanya datang bersilaturahmi ke Pamolokan.

“Kaule atanya ka oreng genika, sala Napa anaknya kaule ( Saya tanya, salah apa anaknya saya kok tiba tiba langsung dipukul) ,” ujarnya.

Lantas, Perempuan yang jalannya sudah tertatih-tatih itu memperlihatkan bambu yang dipukulkannya kepada Mohammad Ansori.

“Ana’na kaule epokol angguy nika pak. Kaule sedih ( Anak saya dipukul pakai benda ini pak. Saya sedih ),” terangnya.

Mahwa (60) berhadap pelaku penganiayaan terhadap anaknya dapat dihukum seberat beratnya.

“Kaule ngarep se kaniaje ka anak kaule  eyokom pak (Saya berharap pelaku dihukum pak) ,” tandasnya.

Penulis : Igusty - Amin

Sumber Berita : Detikzone

Berita Terkait

Suami Bertahun-tahun Peras Keringat di Rantau, Dugaan Istri Main Hati dengan Pria Lain Berujung Laporan ke Polresta Sumenep
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Berawal dari Dasuk, Satresnarkoba Polresta Sumenep Buru Pemasok Sabu hingga Pamolokan, Dua Pria Diciduk
Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa
Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita
Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri
Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:28 WIB

Suami Bertahun-tahun Peras Keringat di Rantau, Dugaan Istri Main Hati dengan Pria Lain Berujung Laporan ke Polresta Sumenep

Rabu, 4 November 2026 - 18:36 WIB

Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Berawal dari Dasuk, Satresnarkoba Polresta Sumenep Buru Pemasok Sabu hingga Pamolokan, Dua Pria Diciduk

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik

Berita Terbaru