Fasilitas Sepi Bak “Wisata Gaib”, Anggaran Kebersihan Gerbang Wisata Sukapura Probolinggo Sedot Rp400 Juta Lebih

Senin, 1 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO –Senin-1-6-2026. Fasilitas megah Gerbang Wisata Sukapura (GWS) di Desa/Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, kini tengah menjadi sorotan tajam publik.

Bangunan besar menyerupai istana yang sedianya diplot sebagai rest area dan pusat perputaran ekonomi UMKM menuju kawasan Bromo tersebut kondisinya justru merana.

Suasana sunyi, halaman luas minim aktivitas, serta deretan stan pedagang yang kosong melompong membuat kawasan ini dijuluki warga layaknya “wisata gaib”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, di balik sepinya aktivitas ekonomi di lokasi tersebut, arus anggaran daerah justru terpantau mengalir deras. Berdasarkan penelusuran data pada Sistem Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) barang dan jasa dengan kode RUP 66920725, Pemerintah Kabupaten Probolinggo mengalokasikan Belanja Jasa Tenaga Kebersihan Pengelolaan Gerbang Wisata Sukapura.Sub kegiatan yang masuk dalam fasilitasi pengelolaan sarana distribusi perdagangan ini memiliki Pagu Anggaran fantastis mencapai Rp476.065.520.

Sementara itu, nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) tercatat sebesar Rp442.949.929 untuk membiayai 14 tenaga kebersihan selama 8 bulan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.

Besarnya biaya operasional kebersihan ini memicu pertanyaan besar dari publik terkait kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang disumbang oleh fasilitas tersebut. Angka ratusan juta rupiah dinilai sangat kontras dengan realita bangunan yang sepi dan kios-kios yang tidak berpenghuni.

Hingga berita ini diturunkan, kejelasan mengenai rincian pemanfaatan anggaran tersebut masih gelap. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo, Sugeng Wiyanto, saat dikonfirmasi hanya memberikan jawaban singkat untuk meminta waktu.

Namun, setelah tenggat waktu yang cukup diberikan, pihak dinas terkait belum memberikan tanggapan ataupun klarifikasi resmi, baik secara lisan maupun tertulis.

Kondisi ini memantik kritik keras dari aktivis Ketua Laskar Advokasi Siliwangi, Syaiful Bahri, menegaskan bahwa situasi di Gerbang Wisata Sukapura merupakan potret nyata dari dugaan buruknya perencanaan pembangunan oleh pemerintah daerah.

“Situasi di Gerbang Wisata Sukapura ini adalah potret nyata dari dugaan buruknya perencanaan pembangunan daerah. Kita tidak bisa hanya melihat angka di atas kertas, tapi harus melihat realita di lapangan,” ujar Syaiful Bahri.

Ia menilai alokasi anggaran tersebut sangat mencederai rasa keadilan masyarakat.

“Sangat ironis, sebuah fasilitas yang digadang-gadang menjadi pusat ekonomi justru sepi aktivitas, namun di saat yang sama, uang rakyat mengalir deras hanya untuk biaya kebersihan,” pungkasnya.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Motor Petani Raib dari Garasi, Polisi Sumenep Berhasil Amankan Pelaku
Aksi Pencurian Rombong Jagung di Sumenep Terekam CCTV, Pelaku Diciduk di Pamekasan
Satresnarkoba Polresta Sumenep Bongkar Peredaran Sabu 81,53 Gram
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan 102 Botol Miras dari Dua Lokasi
GP Ansor Rubaru Sumenep Desak Penanganan Serius Dugaan Kekerasan Seksual Anak
Gedor 18 OPD Teknis, Pemkab Probolinggo Kunci Target Serapan APBD 80 Persen di Oktober
Dorong Perempuan Berprestasi, Bupati Fauzi Perkuat Peran Perwosi Sumenep
Bersama Puluhan Ribu Jamaah, Bupati-Wabup dan Forkopimda Sumenep Larut dalam Sholawat

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 12:14 WIB

Motor Petani Raib dari Garasi, Polisi Sumenep Berhasil Amankan Pelaku

Kamis, 3 September 2026 - 11:59 WIB

Aksi Pencurian Rombong Jagung di Sumenep Terekam CCTV, Pelaku Diciduk di Pamekasan

Kamis, 3 September 2026 - 11:53 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Bongkar Peredaran Sabu 81,53 Gram

Rabu, 2 September 2026 - 22:43 WIB

GP Ansor Rubaru Sumenep Desak Penanganan Serius Dugaan Kekerasan Seksual Anak

Rabu, 2 September 2026 - 19:38 WIB

Gedor 18 OPD Teknis, Pemkab Probolinggo Kunci Target Serapan APBD 80 Persen di Oktober

Berita Terbaru