Baru Dilantik Jadi Ketua LKNU MWC NU Pasongsongan, Agus Sugianto Langsung Dampingi Monitoring BKPSDM Sumenep untuk PPPK Paruh Waktu

Senin, 8 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, 8 Juni 2026 – Hari Senin (8/6/2026) menjadi hari yang padat sekaligus bersejarah bagi Agus Sugianto. Pada pagi hari, ia menghadiri pelantikan Pengurus MWC NU Pasongsongan bersama Camat Pasongsongan, kemudian tanpa jeda yang panjang langsung menuju SDN Pasongsongan I untuk mendampingi kegiatan monitoring dan evaluasi kinerja PPPK Paruh Waktu yang dilaksanakan oleh BKPSDM Kabupaten Sumenep.

 

Dalam pelantikan Pengurus MWC NU Pasongsongan tersebut, Agus Sugianto resmi menerima amanah sebagai Ketua Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) MWC NU Pasongsongan. Setelah mengikuti prosesi pelantikan, sosok yang dikenal dengan blangkon khasnya itu segera bergabung dengan peserta monitoring BKPSDM sebagai perwakilan KKKS Kecamatan Pasongsongan sekaligus Sekretaris KKKS Kecamatan Pasongsongan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kehadirannya pada dua agenda penting dalam satu hari menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjalankan berbagai amanah pengabdian. Di satu sisi ia dipercaya memimpin lembaga kesehatan di lingkungan NU Pasongsongan, sementara di sisi lain tetap menjalankan tanggung jawabnya dalam mendampingi pengelolaan pendidikan dan pembinaan ASN di Kecamatan Pasongsongan.

 

Kegiatan monitoring tersebut dihadiri oleh tim BKPSDM Kabupaten Sumenep yang terdiri dari Elli Kusumawati selaku Subkoordinator Pengadaan dan Pemberhentian, Nurin Helmiah, dan David Meircury.

 

Dalam sambutannya, David Meircury menjelaskan bahwa tim BKPSDM membagi tugas agar monitoring dapat berjalan lebih efektif.

 

> “Dari tiga personel yang hadir di Kecamatan Pasongsongan, satu personel melakukan monitoring ke Kantor Kecamatan Pasongsongan dan Puskesmas Pasongsongan, sedangkan dua personel lainnya melakukan monitoring kepada PPPK Paruh Waktu Guru dan Tenaga Kependidikan agar tugas yang diemban dapat diselesaikan lebih cepat,” jelasnya.

Sementara itu, Elli Kusumawati menyampaikan bahwa hasil monitoring menunjukkan sebagian besar PPPK Paruh Waktu di Kecamatan Pasongsongan telah menyusun Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Namun, masih terdapat beberapa hal yang perlu disempurnakan, terutama terkait penyesuaian tanggal penyusunan SKP dengan tanggal mulai bekerja.

“Rata-rata SKP sudah dibuat. Yang perlu diperbaiki adalah tanggal penyusunan SKP harus mengikuti tanggal mulai bekerja. Karena sebagian besar PPPK Paruh Waktu diangkat pada bulan Oktober, maka tanggal penyusunan SKP juga harus dimulai sejak bulan Oktober,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Agus Sugianto menyampaikan apresiasi kepada BKPSDM Kabupaten Sumenep yang telah hadir memberikan pendampingan dan pembinaan secara langsung kepada PPPK Paruh Waktu di Kecamatan Pasongsongan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran tim BKPSDM Kabupaten Sumenep. Kami berharap apabila masih terdapat kekurangan dalam penyusunan SKP, rekan-rekan PPPK Paruh Waktu dapat terus mendapatkan petunjuk dan bimbingan agar seluruh administrasi yang disusun sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Pria yang kerap dijuluki “Arsitek Kolaborasi Pendidikan Pasongsongan” itu juga berharap penjelasan yang diberikan oleh BKPSDM dapat memperkuat pemahaman PPPK Paruh Waktu mengenai pentingnya SKP Tahunan sebagai kewajiban ASN. Selain itu, ia berharap seluruh PPPK Paruh Waktu yang telah mengabdi dengan baik dapat memperoleh perpanjangan kontrak pada tahun mendatang.

Suasana monitoring berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan. Diskusi yang hangat antara peserta dan tim BKPSDM sesekali diselingi penjelasan komprehensif mengenai teknis penyusunan SKP Tahunan. Melalui kegiatan ini, para PPPK Paruh Waktu memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang tata cara penyusunan SKP yang benar sekaligus memperkuat komitmen mereka dalam meningkatkan kualitas kinerja sebagai ASN di Kabupaten Sumenep.

Momentum ini sekaligus memperlihatkan sosok Agus Sugianto yang pada hari yang sama menerima amanah baru di lingkungan Nahdlatul Ulama dan tetap hadir mendampingi agenda strategis pendidikan. Sebuah gambaran nyata tentang pengabdian yang tidak berhenti pada satu bidang, melainkan terus bergerak untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, pendidikan, dan organisasi.

Berita Terkait

Mariyatul Qiptiyah Bagikan Strategi Kreatif Membentuk Karakter Siswa di SMPN 1 Pasongsongan Sumenep
SMPN 1 Pasongsongan Sumenep Hadirkan Workshop Kreatif, Guru Diajak Menanamkan Karakter dengan Cara Menyenangkan
BEM KM FIK Universitas Wiraraja Sumenep Gelar WHC Center di MA Itmamunnajah
DIANPINRU 2026 Resmi Ditutup, Bekali Peserta Menuju PERGAMA V di Bawean Gresik
Belajar dari Tanah, Siswa SMPN 4 Petarukan Tanam Kangkung Demi Wujudkan Kemandirian Pangan Sejak Dini
Pelantikan dan Sertijab Kepala Sekolah, Awal Semangat Baru bagi SMA Umar Mas’ud Sangkapura Gresik
Rakorda IMMAPSI Jatim di Unesa, Satukan Visi dan Aspirasi Mahasiswa Demi Masa Depan Pendidikan
Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Raih Juara 3 Bisnis Craft di Studenpreneur Bootcamp MCEBI 2026

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:12 WIB

Mariyatul Qiptiyah Bagikan Strategi Kreatif Membentuk Karakter Siswa di SMPN 1 Pasongsongan Sumenep

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:59 WIB

SMPN 1 Pasongsongan Sumenep Hadirkan Workshop Kreatif, Guru Diajak Menanamkan Karakter dengan Cara Menyenangkan

Senin, 27 Juli 2026 - 19:23 WIB

BEM KM FIK Universitas Wiraraja Sumenep Gelar WHC Center di MA Itmamunnajah

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:36 WIB

DIANPINRU 2026 Resmi Ditutup, Bekali Peserta Menuju PERGAMA V di Bawean Gresik

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:15 WIB

Belajar dari Tanah, Siswa SMPN 4 Petarukan Tanam Kangkung Demi Wujudkan Kemandirian Pangan Sejak Dini

Berita Terbaru