Bakesbangpol Sumenep Gerakkan Indeks Harmoni Indonesia 2026, Perkuat Kerukunan dan Persatuan Bangsa

Jumat, 19 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Dalam upaya memperkuat nilai persatuan dan menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol Sumenep) Kabupaten Sumenep meluncurkan program strategis bertajuk Indeks Harmoni Indonesia Tahun 2026. Program ini menjadi langkah penting dalam memetakan tingkat kerukunan, toleransi, dan inklusivitas masyarakat sebagai fondasi utama keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Gerakan ini tidak sekadar kegiatan survei administratif, melainkan sebuah misi besar untuk membaca kondisi sosial secara nyata di tengah masyarakat. Dengan mengusung semangat “Harmoni Kita, Kekuatan Bangsa”, program ini diharapkan mampu menghadirkan gambaran utuh tentang sejauh mana nilai-nilai kebersamaan masih terjaga di tingkat akar rumput.

Sejumlah tokoh daerah turut menyerukan pentingnya partisipasi publik dalam program ini, di antaranya Achmad Fauzi Wongsojudo dan KH. Imam Hasyim yang menegaskan bahwa harmoni sosial tidak dapat dibangun oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat tanpa kecuali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Partisipasi masyarakat sangat menentukan arah masa depan kerukunan dan persatuan bangsa. Semakin tinggi keterlibatan publik, semakin kuat pula fondasi harmoni sosial yang bisa kita bangun bersama,” demikian pesan yang disampaikan dalam sosialisasi program tersebut.

Kepala Achmad Zulkarnain selaku pimpinan Bakesbangpol Sumenep menegaskan bahwa program Indeks Harmoni Indonesia 2026 ini menjadi instrumen penting dalam mengukur sekaligus memperkuat kehidupan sosial yang rukun, toleran, dan inklusif di tengah masyarakat.

Ia menambahkan bahwa hasil dari program ini akan menjadi dasar evaluasi dan perumusan kebijakan ke depan, agar pembangunan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan persatuan bangsa.

Masyarakat diimbau untuk berpartisipasi aktif dalam program ini melalui kanal resmi yang telah disediakan, baik dengan mengisi survei maupun memberikan pandangan terkait kondisi kerukunan di lingkungan masing-masing.

Dengan adanya gerakan ini, diharapkan Sumenep dapat menjadi salah satu daerah yang tidak hanya maju secara pembangunan, tetapi juga kuat dalam menjaga harmoni sosial sebagai pilar utama kehidupan berbangsa dan bernegara.

Penulis : Red

Berita Terkait

Data Tak Boleh Berbeda, Pemkab Sumenep Siapkan Payung Hukum Satu Data
Dugaan Penyadapan Kepala Negara Jadi Sorotan, Rizkan Sahfudin: Integritas dan Supremasi Hukum Tak Boleh Dikalahkan Kekuasaan
Tumpahan Solar Berulang, Nyawa Pengendara Terancam, Dugaan Mafia BBM Subsidi di Sumenep Jadi Sorotan
Kado Hari Jadi Jatim, Pemprov Guyur Rp19,8 Miliar untuk Berdayakan Warga Probolinggo
Pemkot Kediri Pastikan Uji KIR Kendaraan Optimal untuk Lindungi Keselamatan Pengguna Jalan
Jalan Sehat Santri Sarungan Pererat Silaturahmi dan Ajak Warga Hidup Sehat
Dr. Naghfir Sabet Juara I Pembayar BPHTB Terbesar, Kontribusi Nyata untuk Pembangunan Sumenep
Setelah Arum Manis, Mangga Duren Bawa Kabupaten Probolinggo Sabet Jajaran Lima Besar di Mango Carnival Of Indonesia 2026

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 23:45 WIB

Data Tak Boleh Berbeda, Pemkab Sumenep Siapkan Payung Hukum Satu Data

Rabu, 4 November 2026 - 23:52 WIB

Dugaan Penyadapan Kepala Negara Jadi Sorotan, Rizkan Sahfudin: Integritas dan Supremasi Hukum Tak Boleh Dikalahkan Kekuasaan

Rabu, 4 November 2026 - 15:00 WIB

Tumpahan Solar Berulang, Nyawa Pengendara Terancam, Dugaan Mafia BBM Subsidi di Sumenep Jadi Sorotan

Rabu, 4 November 2026 - 10:49 WIB

Kado Hari Jadi Jatim, Pemprov Guyur Rp19,8 Miliar untuk Berdayakan Warga Probolinggo

Senin, 2 November 2026 - 14:33 WIB

Pemkot Kediri Pastikan Uji KIR Kendaraan Optimal untuk Lindungi Keselamatan Pengguna Jalan

Berita Terbaru