Hari ke-20 Berbagi Setiap Hari Detikzone.id, Menyusuri Jalan Kota Sumenep Menjemput Harapan: Dhuafa dan Abang Becak Jadi Sasaran Kepedulian

Sabtu, 20 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wajah haru seorang abang becak saat menerima bantuan dari Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id yang memasuki hari ke-20.

Wajah haru seorang abang becak saat menerima bantuan dari Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id yang memasuki hari ke-20.

SUMENEP – Memasuki hari ke-20 pelaksanaan Program Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id kembali melanjutkan misi kemanusiaannya dengan menyasar kaum dhuafa dan para abang becak di Kabupaten Sumenep, Sabtu (20/6/2026).

Di tengah hiruk pikuk aktivitas kota dan perjuangan masyarakat kecil mencari nafkah, tim relawan Detikzone.id turun langsung menyapa para penerima manfaat yang selama ini menjadi bagian dari kelompok rentan yang kerap luput dari perhatian.

Sejak pagi, relawan bergerak menyusuri sejumlah titik di wilayah perkotaan hingga pinggiran Sumenep. Beberapa abang becak ditemui saat sedang menunggu penumpang di bawah terik matahari, sementara sebagian kaum dhuafa menerima kunjungan langsung di rumah-rumah sederhana yang mereka tempati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana haru tidak dapat disembunyikan ketika bantuan sembako dan uang tunai diserahkan secara langsung. Wajah-wajah lelah yang sebelumnya dipenuhi kekhawatiran perlahan berubah menjadi senyum syukur.

Seorang abang becak lanjut usia tampak berkaca-kaca saat menerima bantuan. Dengan tangan bergetar, ia mengucapkan terima kasih dan mengaku tidak menyangka masih ada pihak yang peduli terhadap nasib para pekerja kecil seperti dirinya.

“Kami hanya mencari makan dari kayuhan becak. Kadang dapat penumpang, kadang tidak. Bantuan seperti ini sangat berarti bagi kami,” ungkapnya haru.

Tak jauh berbeda, sejumlah kaum dhuafa yang menerima bantuan juga mengaku bersyukur. Di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit, bantuan tersebut menjadi penyemangat untuk terus bertahan menjalani kehidupan.

Program Berbagi Setiap Hari yang digagas Detikzone.id memang tidak sekadar menyalurkan bantuan. Setiap kunjungan selalu diisi dengan dialog, motivasi, dan upaya menghadirkan kedekatan emosional dengan masyarakat penerima manfaat.

Pada hari-hari sebelumnya, program ini telah menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari anak yatim, janda lansia, pemulung, pekerja harian, marbot masjid, penggali kubur, hingga warga kurang mampu di pelosok desa.

Konsistensi tersebut menjadi bukti bahwa gerakan sosial ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ikhtiar kemanusiaan yang terus dijalankan secara berkelanjutan.

CEO Detikzone.id, Igusty Madani, mengatakan bahwa Program Berbagi Setiap Hari lahir dari keyakinan sederhana bahwa kehadiran dan kepedulian sering kali lebih berarti daripada nilai bantuan yang diberikan.

“Ini bukan tentang besar atau kecilnya bantuan. Yang terpenting adalah memastikan mereka tidak merasa sendirian menghadapi kerasnya kehidupan. Kami ingin hadir, mendengar, dan berbagi rasa dengan mereka,” ujarnya.

Menurutnya, setiap perjalanan yang dilakukan relawan selalu menghadirkan pelajaran berharga tentang ketulusan, kesabaran, dan perjuangan hidup masyarakat kecil.

“Hari ke-20 ini semakin menguatkan keyakinan kami bahwa kebaikan tidak pernah sia-sia. Senyum dan doa dari para penerima manfaat menjadi energi bagi kami untuk terus bergerak dan berbagi,” tambahnya.

Selain Program Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id juga terus menjalankan berbagai program sosial lainnya, seperti santunan yatim dan dhuafa, layanan ambulans gratis, rumah singgah gratis bagi keluarga pasien, bantuan pendidikan, renovasi musala umat, khitan gratis, hingga berbagai aksi kemanusiaan lainnya.

Di tengah kerasnya kehidupan, Program Berbagi Setiap Hari kembali membuktikan bahwa secercah kepedulian mampu menghadirkan harapan. Sebab bagi mereka yang hidup dalam keterbatasan, perhatian yang tulus sering kali menjadi hadiah paling berharga.

Hari ke-20 pun kembali meninggalkan pesan sederhana namun mendalam: kebaikan tidak harus menunggu berlebih, karena satu langkah kecil untuk berbagi dapat menjadi alasan bagi orang lain untuk tetap tersenyum dan berharap.

Penulis : Red

Berita Terkait

Gegara Cipratan Air Hujan, Pelajar MTsN 6 Kediri Duel di Luar Sekolah: Guru Panggil Orang Tua dan Siswa Terlibat
Deklarasi Yakuza Maneges Ponorogo Dihadiri Gus Thuba dan Plt Bupati Lisdyarita: Sinergi Pembinaan Rohani “Santri Jalur Kiri” di Bumi Reog
Dari Panggung Budaya ke Panggung Kehormatan, Founder BASHRA BIP Bang Ali Raih Penghargaan Istimewa di Hari Jadi ke-496 Pamekasan
Bos CV Ayunda Permata Sejahtera H. Bambang Budianto Ucapkan Selamat Hari Jadi Pamekasan ke-496, Ajak Bangkit Bersama Menuju Pamekasan Maju
Deklarasi Yakuza Maneges Wilayah Ponorogo Siap Digelar di Gedung Sasana Praja Besok
Tak Sekadar Rayakan Ultah Sang Putri di SDN Barkot III, Bos CV Ayunda H. Bambang Budianto Beri Hadiah Umroh sebagai Wujud Terima Kasih kepada Guru
Semangat Berbagi Alumni Al Amien Tak Terputus, IKBAL Bakorda Sumenep Gelar Bakti Sosial
Senator DPD RI Ning Lia Terpukau Musik Tong-Tong Sumenep, Sebut Budaya Madura Penuh Pesona

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 15:50 WIB

Gegara Cipratan Air Hujan, Pelajar MTsN 6 Kediri Duel di Luar Sekolah: Guru Panggil Orang Tua dan Siswa Terlibat

Kamis, 5 November 2026 - 10:22 WIB

Deklarasi Yakuza Maneges Ponorogo Dihadiri Gus Thuba dan Plt Bupati Lisdyarita: Sinergi Pembinaan Rohani “Santri Jalur Kiri” di Bumi Reog

Selasa, 3 November 2026 - 19:38 WIB

Dari Panggung Budaya ke Panggung Kehormatan, Founder BASHRA BIP Bang Ali Raih Penghargaan Istimewa di Hari Jadi ke-496 Pamekasan

Selasa, 3 November 2026 - 15:41 WIB

Bos CV Ayunda Permata Sejahtera H. Bambang Budianto Ucapkan Selamat Hari Jadi Pamekasan ke-496, Ajak Bangkit Bersama Menuju Pamekasan Maju

Selasa, 3 November 2026 - 07:45 WIB

Deklarasi Yakuza Maneges Wilayah Ponorogo Siap Digelar di Gedung Sasana Praja Besok

Berita Terbaru