Perkuat Kualitas Layanan Kesehatan, 12 Dokter Internsip Resmi Mengabdi di Kabupaten Probolinggo

Selasa, 23 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Pelayanan kesehatan di Kabupaten Probolinggo mendapat suntikan energi baru. Mulai Juni 2026, sebanyak 12 dokter muda resmi memulai masa pengabdian mereka untuk membawa keilmuan medis segar langsung ke tengah masyarakat.
Langkah awal pengabdian ini ditandai dengan prosesi penerimaan resmi oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo pada Senin (22/6/2026).

Acara tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo, dr. Hariawan Dwi Tamtomo.
Kehadiran para dokter internsip ini merupakan realisasi dari Surat Keputusan Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) Kementerian Kesehatan RI.

Mereka akan bertugas selama satu tahun penuh, terhitung sejak 17 Juni 2026 hingga 16 Juni 2027.Untuk memaksimalkan pelayanan, para dokter muda ini disebar di tiga titik krusial.RS Rizani,Puskesmas Paiton,Puskesmas Jabung sisir,Ketiga fasilitas kesehatan tersebut akan menjadi wahana pendidikan sekaligus medan bakti nyata bagi para dokter untuk mengasah kepekaan sosial dan kemahiran klinis mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo, dr. Hariawan Dwi Tamtomo, menyatakan bahwa program ini merupakan jembatan emas yang mempertemukan idealisme teori akademik dengan realita kebutuhan di lapangan. Ia menekankan pentingnya adaptasi cepat dan profesionalisme.

“Program internsip merupakan tahapan penting untuk memperoleh pengalaman praktik yang komprehensif. Kami berharap para dokter internsip dapat beradaptasi dengan cepat, bekerja secara profesional, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo,” ujar dr. Hariawan.

Lebih dari sekadar menjalankan tugas medis, para dokter muda ini ditantang untuk memahami kebutuhan masyarakat setempat. Kolaborasi dengan tenaga kesehatan senior di puskesmas dan rumah sakit menjadi kunci utama untuk melahirkan pelayanan yang humanis dan berkualitas.

Dinkes Kabupaten Probolinggo menegaskan komitmennya untuk terus mengawal para dokter muda ini. Upaya pembinaan, monitoring, dan pendampingan berkala akan terus digulirkan agar target pengayaan kompetensi dokter dan peningkatan derajat kesehatan warga berjalan beriringan.

“Selamat bergabung dan mengabdi di Kabupaten Probolinggo. Jadikan masa internsip ini sebagai pengalaman berharga untuk meningkatkan kapasitas profesional sekaligus memberikan kontribusi nyata,” pungkas dr. Hariawan.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Transfer Pusat Tergerus Rp212,7 Miliar, Inilah Jawaban Pemkab Sumenep di Paripurna DPRD
Pawai Anak Pragaan Bikin Suasana Kemerdekaan Makin Meriah, Camat: Ini Investasi Nasionalisme
Anggaran Air Galon Dispendukcapil Probolinggo Capai Puluhan Juta, Publik Heran: “Itu Minum Apa Mandi?”
Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Warga Perkuat Gotong Royong
Pemkab Sumenep dan UWG Malang Buka Kolaborasi Strategis, Fokus Perkuat SDM dan Potensi Daerah
Taman Prameswati Mirip Nama Wali Kota Kediri: Inisiasi Edukatif atau Preseden Politisasi APBD?
Ketika Kepedulian Tumbuh dari Uang Jajan: Siswa Kelas VI SDN Panaongan III Sumenep Belikan Tas dan Sepatu untuk Temannya
Bupati Sumenep: Busana Adat Nusantara Jadi Simbol Kebinekaan, Persatuan Tak Boleh Retak

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:36 WIB

Transfer Pusat Tergerus Rp212,7 Miliar, Inilah Jawaban Pemkab Sumenep di Paripurna DPRD

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Anggaran Air Galon Dispendukcapil Probolinggo Capai Puluhan Juta, Publik Heran: “Itu Minum Apa Mandi?”

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:23 WIB

Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Warga Perkuat Gotong Royong

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Pemkab Sumenep dan UWG Malang Buka Kolaborasi Strategis, Fokus Perkuat SDM dan Potensi Daerah

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Taman Prameswati Mirip Nama Wali Kota Kediri: Inisiasi Edukatif atau Preseden Politisasi APBD?

Berita Terbaru