Atasi Luapan Air Saat Musim Hujan, Pemkot Kediri dan Gudang Garam Normalisasi Sungai Kresek

Rabu, 24 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri-  Bagi para petani di Kelurahan Balowerti dan Dandangan, luapan air Sungai Kresek saat musim hujan telah lama menjadi kendala. Saat curah hujan tinggi, air kerap meluber hingga menggenangi akses jalan menuju area persawahan, sehingga menghambat aktivitas petani dalam mengelola lahan maupun mengangkut hasil panen.

Kondisi tersebut mendorong Kelompok Tani setempat untuk mengusulkan penanganan pada Sungai Kresek. Harapan itu kini mulai diwujudkan melalui kegiatan normalisasi sungai yang berada di wilayah Kelurahan Dandangan dan Balowerti.

Sebagai tindak lanjut atas usulan tersebut, Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bekerja sama dengan PT Gudang Garam Tbk. melaksanakan kegiatan normalisasi Sungai Kresek. Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi PT Gudang Garam dalam mendukung pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Kota Kediri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Normalisasi yang dimulai pada 15 Juni 2026 dan ditargetkan selesai dalam waktu kurang lebih satu bulan ini mencakup penanganan sungai sepanjang sekitar 700 meter. Selain pengerukan sedimentasi, material hasil normalisasi juga dimanfaatkan untuk penataan dan penguatan tanggul di sepanjang alur sungai.

Kepala Dinas PUPR Kota Kediri, Endang Kartika Sari, menjelaskan bahwa penanganan ini dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi ruang basah, memperlancar aliran air, serta mengantisipasi potensi banjir saat debit sungai meningkat.

“Melalui normalisasi ini, diharapkan Sungai Kresek dapat berfungsi lebih optimal dalam mendukung produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta mengurangi risiko air meluap saat curah hujan tinggi,” jelasnya.

Di sisi lain, para petani menyambut baik adanya penanganan tersebut. Yekti, anggota Kelompok Tani Jaya Sakti, mengaku bersyukur karena aspirasi petani akhirnya mendapat tindak lanjut.

“Alhamdulillah, kami berterima kasih kepada pemerintah yang telah merespons keluhan petani. Semoga setelah dinormalisasi, akses menuju sawah tidak lagi tergenang dan aktivitas kami bisa lebih lancar,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Imam, juga anggota Poktan Jaya Sakti. Ia berharap normalisasi Sungai Kresek dapat memberikan dampak jangka panjang bagi petani di Balowerti.

“Harapan kami ke depan, aliran air lebih lancar dan tidak lagi menyebabkan genangan saat hujan deras, sehingga kami bisa lebih tenang dalam bekerja di sawah,” ungkapnya.

Dengan adanya penanganan ini, para petani berharap aktivitas pertanian di wilayah Balowerti dan Dandangan dapat kembali berjalan optimal, terutama saat musim penghujan tiba.

(Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri)

Penulis : Bimo

Berita Terkait

Lampu Kuning Anggaran Probolinggo: Serapan Minim, Pemkab Minta Gas Pol Sebelum Akhir Tahun
Hari Santri di Pemkab Sumenep, Pesan Wabup Tak Hanya soal Iman, tetapi Juga Disiplin ASN
Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Lampu Kuning Anggaran Probolinggo: Serapan Minim, Pemkab Minta Gas Pol Sebelum Akhir Tahun

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Hari Santri di Pemkab Sumenep, Pesan Wabup Tak Hanya soal Iman, tetapi Juga Disiplin ASN

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Berita Terbaru