Peringati Hari Keluarga Nasional, Gus Qowim Ajak ASN Pemkot Kediri Perkuat Peran Keluarga

Senin, 29 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri-  Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin memimpin Apel Pagi di Halaman Balai Kota Kediri, Senin (29/06/2026). Dalam Apel ini Wakil Wali Kota memberikan beberapa arahan terkait peringatan Hari Keluarga Nasional.

 

“Tepat pada hari ini, 29 Juni 2026, kita memperingati Hari Keluarga Nasional ke-33. Momentum ini mengingatkan kita bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat, daerah, dan bangsa. Kualitas keluarga akan sangat menentukan kualitas sumber daya manusia yang kita miliki di masa depan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin mengungkapkan bahwa sebagai aparatur pemerintah, ASN memang sering disibukkan dengan berbagai tugas dan tanggung jawab pelayanan publik. Namun, di tengah kesibukan tersebut, ia mengajak seluruh ASN untuk tetap menyediakan ruang dan waktu bagi keluarga. Menurutnya, sesibuk apa pun pekerjaan yang dijalani, keluarga tetap membutuhkan kehadiran. Anak-anak memerlukan perhatian dan teladan, orang tua membutuhkan kepedulian, sedangkan pasangan membutuhkan dukungan serta komunikasi yang baik.

 

Gus Qowim mengungkapkan tema Hari Keluarga Nasional tahun ini mengajak untuk memperkuat peran keluarga dalam menyiapkan generasi masa depan menuju Indonesia Emas 2045. Tantangan yang dihadapi keluarga saat ini semakin beragam. Perkembangan teknologi digital, perubahan pola pergaulan, ancaman penyalahgunaan narkoba, perundungan, hingga persoalan kesehatan mental anak dan remaja membutuhkan perhatian bersama. “Karena itu saya mengajak seluruh ASN Pemerintah Kota Kediri untuk menjadi teladan dalam membangun keluarga yang berkualitas,” ungkapnya.

 

Pemerintah Kota Kediri juga terus berupaya menghadirkan berbagai program yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Mulai dari pendidikan seperti Beasiswa Mapan, kesehatan, perlindungan perempuan dan anak, penurunan stunting, hingga penguatan ketahanan keluarga. Namun keberhasilan program-program tersebut bergantung pada kekuatan keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat. “Mari kita jadikan peringatan Hari Keluarga Nasional ini sebagai pengingat bahwa pembangunan yang kuat selalu berawal dari keluarga yang kuat. Setelah itu berlanjut di kantor, ruang rapat, ataupun program kerja pembangunan,” imbuh Gus Qowim.

Turut hadir, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, Direktur BUMD dan tamu undangan lainnya.

Penulis : Bimo

Berita Terkait

Transfer Pusat Tergerus Rp212,7 Miliar, Inilah Jawaban Pemkab Sumenep di Paripurna DPRD
Pawai Anak Pragaan Bikin Suasana Kemerdekaan Makin Meriah, Camat: Ini Investasi Nasionalisme
Anggaran Air Galon Dispendukcapil Probolinggo Capai Puluhan Juta, Publik Heran: “Itu Minum Apa Mandi?”
Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Warga Perkuat Gotong Royong
Pemkab Sumenep dan UWG Malang Buka Kolaborasi Strategis, Fokus Perkuat SDM dan Potensi Daerah
Taman Prameswati Mirip Nama Wali Kota Kediri: Inisiasi Edukatif atau Preseden Politisasi APBD?
Ketika Kepedulian Tumbuh dari Uang Jajan: Siswa Kelas VI SDN Panaongan III Sumenep Belikan Tas dan Sepatu untuk Temannya
Bupati Sumenep: Busana Adat Nusantara Jadi Simbol Kebinekaan, Persatuan Tak Boleh Retak

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:36 WIB

Transfer Pusat Tergerus Rp212,7 Miliar, Inilah Jawaban Pemkab Sumenep di Paripurna DPRD

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Anggaran Air Galon Dispendukcapil Probolinggo Capai Puluhan Juta, Publik Heran: “Itu Minum Apa Mandi?”

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:23 WIB

Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Warga Perkuat Gotong Royong

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Pemkab Sumenep dan UWG Malang Buka Kolaborasi Strategis, Fokus Perkuat SDM dan Potensi Daerah

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Taman Prameswati Mirip Nama Wali Kota Kediri: Inisiasi Edukatif atau Preseden Politisasi APBD?

Berita Terbaru