Gerakan Jumat ASRI Menyasar Wilayah Barat Kota, Pemkab Sumenep Perkuat Budaya Gotong Royong

Jumat, 3 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman terus diwujudkan melalui Gerakan Jumat ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Pada Jumat (3/7/2026), ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN), Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD, BUMN, hingga berbagai instansi kembali turun langsung melaksanakan kerja bakti massal di sejumlah titik wilayah perkotaan.

Pemerintah Kabupaten Sumenep
Kegiatan yang menjadi tindak lanjut Gerakan Nasional Indonesia ASRI tersebut kali ini difokuskan di kawasan barat Kota Sumenep, meliputi Kelurahan Karangduak, Kelurahan Bangselok, Desa Pandian, hingga sebagian Desa Kolor. Para peserta membersihkan rumput liar, trotoar, saluran air, serta area publik agar tetap bersih dan nyaman bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Sumenep
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar aksi bersih-bersih, tetapi juga menjadi upaya membangun kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, gerakan yang rutin dilaksanakan setiap Jumat tersebut diharapkan mampu mempererat sinergi antarlembaga sekaligus menumbuhkan budaya gotong royong yang menjadi kekuatan masyarakat Sumenep.

Pemerintah Kabupaten Sumenep
Tak hanya di kawasan perkotaan, Gerakan Jumat ASRI juga digelar serentak hingga tingkat kecamatan dan desa. Camat, lurah, kepala desa, bersama masyarakat diajak terlibat aktif agar semangat menjaga kebersihan tidak berhenti di lingkungan pemerintahan, melainkan menjadi budaya bersama.

Pemerintah Kabupaten Sumenep
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi, menegaskan pihaknya akan terus mendukung gerakan tersebut melalui publikasi dan siaran keliling agar semakin banyak masyarakat yang tergerak menjaga kebersihan lingkungan.

“Diharapkan gerakan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi kebiasaan hidup bersih sehingga masyarakat semakin sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan dan bersama-sama mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah,” ujarnya.

Berita Terkait

Transfer Pusat Tergerus Rp212,7 Miliar, Inilah Jawaban Pemkab Sumenep di Paripurna DPRD
Pawai Anak Pragaan Bikin Suasana Kemerdekaan Makin Meriah, Camat: Ini Investasi Nasionalisme
Anggaran Air Galon Dispendukcapil Probolinggo Capai Puluhan Juta, Publik Heran: “Itu Minum Apa Mandi?”
Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Warga Perkuat Gotong Royong
Pemkab Sumenep dan UWG Malang Buka Kolaborasi Strategis, Fokus Perkuat SDM dan Potensi Daerah
Taman Prameswati Mirip Nama Wali Kota Kediri: Inisiasi Edukatif atau Preseden Politisasi APBD?
Ketika Kepedulian Tumbuh dari Uang Jajan: Siswa Kelas VI SDN Panaongan III Sumenep Belikan Tas dan Sepatu untuk Temannya
Bupati Sumenep: Busana Adat Nusantara Jadi Simbol Kebinekaan, Persatuan Tak Boleh Retak

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:36 WIB

Transfer Pusat Tergerus Rp212,7 Miliar, Inilah Jawaban Pemkab Sumenep di Paripurna DPRD

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Anggaran Air Galon Dispendukcapil Probolinggo Capai Puluhan Juta, Publik Heran: “Itu Minum Apa Mandi?”

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:23 WIB

Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Warga Perkuat Gotong Royong

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Pemkab Sumenep dan UWG Malang Buka Kolaborasi Strategis, Fokus Perkuat SDM dan Potensi Daerah

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Taman Prameswati Mirip Nama Wali Kota Kediri: Inisiasi Edukatif atau Preseden Politisasi APBD?

Berita Terbaru