Jaga Marwah Pendidikan Islam, Kemenag Probolinggo Gembleng Integritas Ratusan Guru ASN

Sabtu, 4 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat membentengi integritas para pendidik Islam di tengah dinamisnya perkembangan sosial. Langkah nyata ini diwujudkan melalui pembinaan khusus bagi seluruh Guru Pegawai Negeri Sipil yang Diperbantukan (DPK) di lembaga swasta, yang digelar di Aula Al Ikhlas Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, Jumat (3/7/2026).

 

Kegiatan yang dilaksanakan usai olahraga pagi bersama ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, Samsur. Turut mendampingi Kasubbag TU Moh. Sa’dun, Plh. Kasi Pendidikan Madrasah Ansori, dan Analis SDM Abdul Hadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Agenda rutin ini menjadi momentum krusial untuk menyuntikkan kembali nilai profesionalisme dan spiritualitas kepada para guru DPK. Sebagai aparatur yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, guru agama memikul tanggung jawab moral yang besar.Dalam arahannya, Samsur menegaskan bahwa kejujuran dan integritas adalah harga mati bagi seorang ASN. Pengabdian di dunia pendidikan harus dijalankan dengan keseimbangan antara kesehatan jasmani dan ketenangan rohani.

 

“Pengabdian kita adalah pelaksanaan tugas sebagai ASN. Kita harus senantiasa memohon kejernihan hati dan pikiran agar mampu menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya,” ujar Samsur hangat.

 

Ia mengimbau para guru untuk terus merajut komunikasi yang harmonis dengan pihak yayasan dan masyarakat. Samsur juga mengingatkan kembali sumpah setia ASN saat pertama kali menerima Surat Keputusan (SK) untuk siap mengabdi di mana pun di seluruh wilayah Indonesia.“Di mana pun bertugas, berikan kontribusi terbaik. Jagalah marwah guru sebagai sosok yang digugu dan ditiru. Jagalah marwah pendidikan Islam, madrasah, serta Kementerian Agama dengan bekerja sesuai regulasi,” tegasnya.

 

Samsur menambahkan, guru agama bukan sekadar pengajar materi di kelas, melainkan teladan hidup dalam hal etika dan akhlak di tengah masyarakat. Hal-hal kecil yang melanggar adab tidak boleh dilakukan karena akan merusak citra lembaga. Selain moralitas, kedisiplinan waktu dan tanggung jawab kerja juga menjadi poin utama yang wajib diprioritaskan sebelum menuntut hak.

 

Secara khusus, Samsur menyoroti fenomena pelaksanaan haflatul imtihan atau acara perpisahan madrasah yang belakangan viral negatif di media sosial. Ia menyayangkan adanya kegiatan yang dinilai melenceng dari nilai-nilai Islam.“Jangan sampai kegiatan yang seharusnya menjadi momen syukur justru menimbulkan persepsi negatif. Guru harus menjadi garda terdepan memastikan setiap kegiatan tetap mencerminkan kesopanan dan akhlakul karimah,” lanjutnya lugas.

Menutup pembinaan, Samsur berpesan agar para guru memiliki pengendalian diri yang kuat. Keseimbangan hati dan pikiran akan melahirkan jiwa yang tenang (nafsul muthmainnah), kunci utama dalam menyajikan pelayanan pendidikan keagamaan yang berkualitas bagi masyarakat.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Lampu Kuning Anggaran Probolinggo: Serapan Minim, Pemkab Minta Gas Pol Sebelum Akhir Tahun
Hari Santri di Pemkab Sumenep, Pesan Wabup Tak Hanya soal Iman, tetapi Juga Disiplin ASN
Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Lampu Kuning Anggaran Probolinggo: Serapan Minim, Pemkab Minta Gas Pol Sebelum Akhir Tahun

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Hari Santri di Pemkab Sumenep, Pesan Wabup Tak Hanya soal Iman, tetapi Juga Disiplin ASN

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Berita Terbaru