Cetak Kader Siaga, Pramuka Probolinggo Digembleng Jadi Penyelamat Nyawa dan Agen Gizi

Sabtu, 4 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat mencetak generasi muda yang tanggap darurat dan paham kesehatan. Melalui pertemuan rutin selama dua hari (1-2 Juli 2026),Diruang Bougenville Dinkes, puluhan anggota Saka Bakti Husada (SBH) digembleng dengan berbagai keterampilan medis praktis. Mereka dipersiapkan untuk menjadi kader kesehatan yang tidak hanya mahir berkemah, tetapi juga mampu menyelamatkan nyawa di tengah masyarakat.

Materi praktis yang dikuasai peserta meliputi,Teknik memompa jantung korban henti napas.Pertolongan pertama pada patah tulang dan pendarahan.Teknik penyelamatan cepat untuk korban tersedak,dan prosedur cepat menghubungi layanan darurat terintegrasi.Tidak hanya soal darah dan luka, hari kedua beralih ke misi kemanusiaan jangka panjang melalui Krida Bina Gizi.

Anggota Pramuka diarahkan untuk menjadi motor penggerak pemenuhan gizi seimbang di desa-desa. Langkah ini krusial untuk menekan angka stunting, mencegah anemia pada remaja, serta membekali mereka dengan kemampuan mengelola dapur umum saat bencana alam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Probolinggo, Sri Wahyu Utami, menegaskan bahwa SBH adalah mitra strategis pemerintah. Anggota Pramuka kini dituntut menjadi pelopor gaya hidup sehat bagi teman sebaya dan keluarga mereka.”Adik-adik Saka Bakti Husada bukan hanya anggota Pramuka, tetapi juga kader kesehatan. Bekal pengetahuan dan keterampilan ini harus diterapkan saat masyarakat membutuhkan pertolongan maupun dalam kegiatan edukasi kesehatan,” tegas Sri Wahyu.

Dinkes berharap, lewat gemblengan intensif ini, anggota SBH Kabupaten Probolinggo semakin percaya diri, tanggap, dan siap menjadi agen perubahan yang memberikan manfaat nyata dalam situasi darurat maupun perbaikan gizi masyarakat.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Lampu Kuning Anggaran Probolinggo: Serapan Minim, Pemkab Minta Gas Pol Sebelum Akhir Tahun
Hari Santri di Pemkab Sumenep, Pesan Wabup Tak Hanya soal Iman, tetapi Juga Disiplin ASN
Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Lampu Kuning Anggaran Probolinggo: Serapan Minim, Pemkab Minta Gas Pol Sebelum Akhir Tahun

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Hari Santri di Pemkab Sumenep, Pesan Wabup Tak Hanya soal Iman, tetapi Juga Disiplin ASN

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Berita Terbaru