PEMALANG – Suasana haru sekaligus penuh penghormatan menyelimuti Aula SMP Negeri 1 Petarukan, Kabupaten Pemalang, Senin (3/8/2026). Tiga guru senior yang telah mengabdikan puluhan tahun hidupnya untuk dunia pendidikan resmi memasuki masa purna tugas, meninggalkan jejak pengabdian yang akan terus dikenang.
Ketiga guru tersebut adalah Ana Sumaryati yang telah mengabdi selama 27 tahun, Rohmani selama 23 tahun, dan Semeru Arief Wibowo dengan masa pengabdian luar biasa selama 36 tahun sebagai Aparatur Sipil Negara di lingkungan SMP Negeri 1 Petarukan.
Acara pelepasan yang dimulai pukul 07.30 WIB itu dihadiri seluruh siswa-siswi, dewan guru, staf tata usaha, serta perwakilan Komite Sekolah. Momen tersebut berlangsung khidmat dan sarat makna sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi para pendidik yang telah mencetak ribuan generasi penerus bangsa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala SMP Negeri 1 Petarukan, Purwaningsih, dalam sambutannya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam kepada ketiga guru purna tugas. Menurutnya, sosok mereka bukan hanya rekan kerja, tetapi juga teladan yang meninggalkan warisan semangat pengabdian bagi seluruh keluarga besar sekolah.
“Kami sebetulnya berat hati dengan adanya purna bakti ini. Beliau bertiga merupakan suri teladan bagi kami. Dedikasi tanpa henti yang telah mereka tunjukkan akan terus menjadi motivasi bagi kami untuk memberikan pengabdian terbaik kepada dunia pendidikan,” ujar Purwaningsih.
Sebagai bentuk penghargaan, pihak sekolah menyerahkan cinderamata dan tali asih kepada para guru yang memasuki masa purna bakti. Momen tersebut disambut tepuk tangan hangat dan rasa haru dari seluruh peserta yang hadir.
Mewakili guru purna tugas, Ana Sumaryati menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan yang telah terjalin selama puluhan tahun. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar SMP Negeri 1 Petarukan serta memohon maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kekhilafan.
Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah, saling berjabat tangan, serta sesi foto bersama yang menjadi simbol eratnya tali persaudaraan yang tetap terjaga meski masa tugas telah usai.
Bagi keluarga besar SMP Negeri 1 Petarukan, purna bakti bukanlah akhir dari pengabdian. Justru, masa pensiun menjadi awal perjalanan baru untuk terus berkarya, menginspirasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Semangat, keteladanan, dan dedikasi ketiga guru tersebut diharapkan akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi pendidik berikutnya.
Penulis : Ragil







