BAWEAN – Perkemahan Penggalang Ma’arif (PERGAMA) V Tahun 2026 yang diselenggarakan Sako Pandu Ma’arif NU Bawean resmi ditutup melalui upacara penutupan di Bumi Perkemahan Aswaja, Dusun Tanjungmulya, Desa Dekatagung, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik, Senin (3/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai 31 Juli hingga 3 Agustus 2026, diikuti ratusan Pramuka Penggalang dari berbagai lembaga pendidikan Ma’arif NU di Pulau Bawean. Selama perkemahan, peserta mengikuti beragam kegiatan pembinaan karakter, keterampilan kepramukaan, kepemimpinan, keagamaan, hingga perlombaan yang dikemas secara edukatif dan menyenangkan.
Upacara penutupan berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran Pengurus Cabang LP Ma’arif NU Bawean, pengurus Sako Pandu Ma’arif NU Bawean, para pembina, panitia, tamu undangan, serta seluruh kontingen peserta.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam amanatnya, Ketua PC LP Ma’arif NU Bawean, Kiai Ali Subhan, menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan PERGAMA V 2026. Menurutnya, pelaksanaan tahun ini menunjukkan peningkatan dibandingkan PERGAMA IV, baik dari sisi penyelenggaraan, partisipasi peserta, maupun semangat kebersamaan seluruh pihak yang terlibat.
“Alhamdulillah, PERGAMA V ini berjalan lebih sukses dibandingkan PERGAMA sebelumnya. Ke depan, kami akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan agar kegiatan ini semakin berkualitas dan memberikan dampak nyata bagi peserta,” ujarnya.

Kiai Ali menjelaskan, setelah peserta kembali ke madrasah dan sekolah masing-masing, LP Ma’arif NU Bawean akan melibatkan kepala madrasah dan kepala sekolah untuk mengevaluasi perkembangan karakter para peserta pascakegiatan.
“Kami akan meminta kepala madrasah dan kepala sekolah untuk melihat perubahan sikap para peserta. Harapan kami, mereka menjadi teladan bagi teman-temannya dalam kedisiplinan, akhlak, serta semangat berkegiatan di lembaga masing-masing,” katanya.
Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penyusunan program pembinaan kepramukaan berikutnya. Peserta yang masih membutuhkan pembinaan karakter akan diarahkan mengikuti Kemah Membangun Karakter, sedangkan peserta berprestasi akan difasilitasi melalui Kemah Prestasi sebagai wadah pengembangan potensi dan kemampuan.
Selain itu, LP Ma’arif NU Bawean juga berencana mengolaborasikan kegiatan kepramukaan dengan Kemah Sufi yang telah berkembang di Pulau Bawean. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat pembinaan spiritual sehingga pendidikan kepramukaan tidak hanya melahirkan peserta yang terampil dan berjiwa pemimpin, tetapi juga memiliki akhlakul karimah.
Kiai Ali juga berpesan agar seluruh peserta tidak berhenti belajar setelah PERGAMA berakhir. Ia berharap seluruh ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh selama perkemahan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Menutup sambutannya, Kiai Ali menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, pembina, sponsor, serta semua pihak yang telah mendukung suksesnya PERGAMA V 2026. Apresiasi khusus juga diberikan kepada Satuan Kerja (Sangker) yang dinilai telah bekerja dengan penuh dedikasi selama kegiatan berlangsung.
“Panitia telah bekerja dengan sangat baik. Namun kami juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada rekan-rekan Sangker yang dengan penuh semangat dan keikhlasan membantu menyukseskan seluruh rangkaian PERGAMA V. Semoga kerja sama ini terus terjalin demi kemajuan Pramuka Ma’arif NU Bawean,” pungkasnya.
Dengan berakhirnya PERGAMA V 2026, Sako Pandu Ma’arif NU Bawean berharap seluruh peserta mampu menjadi pelopor perubahan di madrasah dan sekolah masing-masing, mengamalkan nilai-nilai kepramukaan serta Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, sekaligus tumbuh sebagai generasi muda yang berkarakter, mandiri, berprestasi, dan siap menjadi pemimpin masa depan.
Penulis : Abd Hamid







