Sumenep- Semangat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 mulai menggema di Kecamatan Pasongsongan. Salah satu gaungnya hadir melalui Lomba Kolase, Mewarnai Gambar, dan Melukis yang diselenggarakan oleh Koordinator Bidang Seni Panitia HUT Kemerdekaan RI ke-81 Kecamatan Pasongsongan pada Jumat, 7 Agustus 2026, bertempat di MI Annajah Pasongsongan.
Ajang tahunan ini menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda untuk menuangkan imajinasi, kreativitas, dan kecintaan terhadap tanah air melalui goresan warna. Ratusan peserta dari jenjang TK/RA, SD/MI, hingga SMP/MTs se-Kecamatan Pasongsongan hadir dengan semangat luar biasa. Mereka datang didampingi guru pembimbing dan wali murid yang sejak pagi memenuhi lokasi kegiatan, menciptakan suasana meriah, hangat, dan penuh kebanggaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator Bidang Seni, Agus Sugianto, S.Pd, menjelaskan bahwa perlombaan ini bukan sekadar agenda rutin dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan wadah strategis untuk menemukan bibit-bibit unggul dan talenta muda di bidang seni rupa.
“Setiap tahun kegiatan ini kami laksanakan bukan hanya untuk menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan, tetapi juga sebagai sarana menjaring potensi-potensi terbaik di bidang seni rupa. Anak-anak yang memiliki bakat akan terus didorong dan dibina agar mampu berprestasi pada berbagai ajang lomba, baik di tingkat kabupaten maupun pada kompetisi seni di luar rangkaian HUT Kemerdekaan,” ungkap Agus Sugianto.
Di setiap meja perlombaan tampak lahir kisah-kisah kecil tentang mimpi besar. Ada tangan mungil yang begitu telaten menempelkan potongan-potongan kertas menjadi karya kolase yang indah, ada wajah-wajah penuh konsentrasi yang memadukan warna demi warna dalam lomba mewarnai, dan ada pula peserta yang dengan percaya diri menumpahkan imajinasinya di atas kanvas melalui lukisan-lukisan yang sarat makna.
Riuh tepuk tangan, senyum bangga guru pendamping, serta tatapan haru para orang tua menjadi bukti bahwa pendidikan seni bukan sekadar menghasilkan gambar yang indah, melainkan juga membentuk karakter, melatih kesabaran, mengasah kreativitas, dan menumbuhkan rasa percaya diri peserta didik.
Kemerdekaan ternyata tidak hanya diperingati melalui upacara dan perlombaan fisik. Di Pasongsongan, kemerdekaan juga dirayakan melalui warna-warna yang berbicara, garis-garis yang bercerita, dan karya-karya yang lahir dari hati anak-anak Indonesia.
Karena sesungguhnya, bangsa yang besar bukan hanya mampu menjaga kemerdekaannya, tetapi juga mampu merawat kreativitas generasi penerusnya. Dari selembar kertas, secarik kanvas, dan setetes warna, lahirlah harapan bahwa masa depan Indonesia akan semakin indah, berwarna, dan penuh prestasi.







