Samakan Langkah, Satukan Persepsi: Technical Meeting Karnaval HUT RI ke-81 Pasongsongan Digelar

Sabtu, 8 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, 8 Agustus 2026 — Menjelang pelaksanaan karnaval dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Kecamatan Pasongsongan, panitia menggelar technical meeting sebagai langkah awal untuk memastikan seluruh rangkaian kirab budaya dapat berlangsung tertib, lancar, dan semarak.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, bertempat di SDN Pasongsongan I, tersebut dihadiri oleh Koordinator Bidang Karnaval, Sapulan, S.Pd.SD, Koordinator Bidang Seni, Agus Sugianto, S.Pd., serta perwakilan IGTK Kecamatan Pasongsongan, IGRA Kecamatan Pasongsongan, serta perwakilan dari SD, MI, dan peserta dari kategori umum.

Technical meeting bukan sekadar forum menyampaikan aturan. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk menyatukan langkah dan menyamakan persepsi seluruh peserta sebelum turun ke jalan membawa kreativitas, budaya, dan semangat kemerdekaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam paparannya, Sapulan, S.Pd.SD, selaku Koordinator Bidang Karnaval, menjelaskan bahwa kegiatan karnaval merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan oleh Bidang Seni dan Karnaval dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI Kecamatan Pasongsongan.

Menurutnya, technical meeting menjadi bagian penting dalam persiapan karena seluruh peserta perlu memahami konsep, mekanisme, serta petunjuk teknis yang telah disusun.

“Technical meeting ini kita laksanakan untuk menyamakan persepsi tentang kirab budaya, termasuk poin-poin petunjuk teknis yang disepakati bersama. Dengan demikian, saat pelaksanaan nanti seluruh peserta memiliki pemahaman yang sama sehingga karnaval dapat berjalan tertib dan lancar,” jelas Sapulan.

Sementara itu, Agus Sugianto, S.Pd., selaku Koordinator Bidang Seni, menegaskan bahwa forum tersebut juga menjadi momentum untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan karnaval tahun sebelumnya.

Berbagai kendala yang pernah ditemukan pada pelaksanaan tahun lalu dibahas secara terbuka untuk kemudian dicarikan solusi bersama. Evaluasi tersebut diharapkan mampu menjadi pijakan untuk melakukan penyempurnaan sehingga persoalan yang sama tidak kembali terjadi pada pelaksanaan karnaval tahun ini.

“Yang sudah baik kita pertahankan, sementara kendala yang ditemukan tahun kemarin kita evaluasi bersama. Harapannya, pelaksanaan tahun ini bisa lebih tertib, lebih rapi, lebih nyaman, dan tentunya semakin meriah,” ungkap Agus.

Suasana technical meeting berlangsung cukup kondusif. Peserta tidak hanya menerima penjelasan dari panitia, tetapi juga aktif menyampaikan pertanyaan, masukan, dan berbagai persoalan teknis yang berkaitan dengan pelaksanaan karnaval.

Diskusi dan tanya jawab berlangsung dinamis. Sejumlah hal yang masih dianggap kurang dalam petunjuk teknis juga dibicarakan untuk mendapatkan penyempurnaan dan kesepakatan bersama.

Bagi panitia, karnaval bukan sekadar parade atau pertunjukan di sepanjang jalan. Di balik kemeriahan kostum, kreativitas peserta, dan iring-iringan kirab, terdapat pesan tentang budaya, persatuan, kreativitas, dan semangat gotong royong dalam merayakan kemerdekaan.

Karena itu, kesamaan persepsi menjadi modal penting. Ketika panitia dan peserta memiliki pemahaman yang sama, maka kemeriahan karnaval diharapkan tidak hanya menghasilkan tontonan yang menarik, tetapi juga menghadirkan sebuah perayaan kemerdekaan yang tertib, edukatif, dan sarat nilai budaya.

Technical meeting akhirnya menjadi titik awal untuk menyatukan berbagai unsur peserta dalam satu semangat: merayakan kemerdekaan dengan kreativitas, menjaga ketertiban dengan kesadaran, dan mengangkat budaya sebagai identitas bersama.

Dari ruang pertemuan di SDN Pasongsongan I, sebuah pesan sederhana kembali ditegaskan:

sebelum melangkah bersama di jalanan, seluruh peserta harus terlebih dahulu menyamakan langkah dan menyatukan persepsi.

Dan dari sinilah kemeriahan Karnaval HUT Kemerdekaan RI ke-81 Kecamatan Pasongsongan dipersiapkan bukan hanya untuk menjadi meriah, tetapi juga menjadi kirab budaya yang tertib, kreatif, dan membanggakan.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Mahasiswa KKN Posko 12 Terjun ke Lahan, Bantu Petani Kambingan Timur Sumenep Siram Tanaman Bawang
Cegah Bullying Sejak Bangku Sekolah, KKN Posko 12 Sumenep Gaungkan Gerakan 3B di MTs dan MA Miftahul Ulum
KKN Posko 12 Universitas Wiraraja Sumenep Turut Serta dalam Kegiatan PKK Bersama Ibu-Ibu Desa
Cegah Bullying dan Bangun Kebiasaan Sehat, KKN Posko 12 Universitas Wiraraja Sumenep Siapkan Penyuluhan di Sekolah Kambingan Timur
Hari Ketiga KKN, Mahasiswa Posko 12 Universitas Wiraraja Sumenep Turun Langsung Dampingi Posyandu di Kambingan Timur
Hari ke-5 KKN, Mahasiswa Universitas Wiraraja Sumenep Gerakkan “Generasi Sehat dan Terlindungi” di SDN Kambingan Timur
Di STAIFA Pamekasan, Ketua AJP Tanamkan Mental Baja kepada Jurnalis Kampus Se-Madura
Lomba Kolase, Mewarnai, dan Melukis HUT RI ke-81 di Pasongsongan Sumenep Menjadi Panggung Lahirnya Talenta Seni Rupa Masa Depan

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:11 WIB

Mahasiswa KKN Posko 12 Terjun ke Lahan, Bantu Petani Kambingan Timur Sumenep Siram Tanaman Bawang

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Cegah Bullying Sejak Bangku Sekolah, KKN Posko 12 Sumenep Gaungkan Gerakan 3B di MTs dan MA Miftahul Ulum

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:16 WIB

KKN Posko 12 Universitas Wiraraja Sumenep Turut Serta dalam Kegiatan PKK Bersama Ibu-Ibu Desa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:30 WIB

Cegah Bullying dan Bangun Kebiasaan Sehat, KKN Posko 12 Universitas Wiraraja Sumenep Siapkan Penyuluhan di Sekolah Kambingan Timur

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Hari Ketiga KKN, Mahasiswa Posko 12 Universitas Wiraraja Sumenep Turun Langsung Dampingi Posyandu di Kambingan Timur

Berita Terbaru

NASIONAL

Rutan Pemalang Terima Delapan Peserta

Senin, 10 Agu 2026 - 13:35 WIB