SUMENEP, Detikzone.id —— Festival Band Pelajar se-Madura 2026 akan meramaikan rangkaian Madura Culture Fest (MCF) #4 2026 di Stadion A. Yani Sumenep, Senin (31/8/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB tersebut menjadi ruang bagi pelajar dari sejumlah daerah di Madura untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka di bidang musik. Festival berlangsung hingga 1 September 2026, sedangkan babak grand final dijadwalkan pada 2 September 2026.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Faruq Hanafi, mengatakan Festival Band Pelajar se-Madura merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menyediakan ruang kreatif bagi generasi muda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pelajar tidak hanya membutuhkan ruang belajar di lingkungan sekolah, tetapi juga membutuhkan panggung untuk menyalurkan bakat, membangun kepercayaan diri, dan mengembangkan kreativitas.
“Festival ini menjadi ruang bagi anak-anak muda, khususnya pelajar, untuk mengekspresikan bakat dan kreativitas mereka melalui musik,” ujar Faruq.
Festival tersebut mempertemukan sejumlah grup band pelajar dari Sumenep, Sampang, dan Pamekasan. Mereka akan tampil dengan membawa karakter dan kreativitas masing-masing.
Dari Sumenep, peserta yang dijadwalkan tampil antara lain H.E.S Band dari SMKN 1 Sumenep, Svara Spenda dari SMPN 2 Sumenep, Parjam Band dari SMAN 1 Sumenep, Boltas Baltis dari SMAN 1 Sumenep, Bear Band dari SMAN 1 Sumenep, Dynasty Distortions dari SMAN 2 Sumenep, serta The Corner dari SMAN 1 Lenteng.
Sementara dari Sampang terdapat Skamband dari SMA 2 Sampang dan Lentera Band dari MAN Sampang.
Adapun dari Pamekasan, peserta yang dijadwalkan tampil yakni Skaniga Band dari SMKN 3 Pamekasan, Ex Band dari SMAN 1 Pamekasan, serta Mepet Band dari SMAN 1 Pamekasan.
Penampilan para pelajar juga akan didukung Madurock Band Tuwa sebagai band pendukung dalam rangkaian Festival Band Pelajar.
Sementara itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan festival tersebut. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan, mendorong agar kegiatan seni dan kreativitas seperti ini menjadi wadah positif bagi siswa untuk mengembangkan potensi yang dimiliki.
Kolaborasi Disbudporapar dan Disdik Sumenep diharapkan semakin memperluas kesempatan bagi pelajar untuk berkarya sekaligus mempertemukan talenta-talenta musik muda dari berbagai daerah di Madura.
Faruq menegaskan, festival tersebut tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi dan perolehan juara. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan memberikan pengalaman kepada peserta untuk tampil di hadapan publik, berkompetisi secara sehat, serta membangun jejaring dengan sesama pelajar.
“Harapannya, anak-anak muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi pelaku dalam kegiatan seni dan budaya,” katanya.
Melalui Festival Band Pelajar se-Madura 2026, MCF #4 diharapkan menjadi lebih dari sekadar panggung hiburan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang tumbuh bagi kreativitas dan talenta musik generasi muda Madura.
Malam ini, masyarakat Sumenep dan sekitarnya dapat menyaksikan langsung penampilan para pelajar di Stadion A. Yani Sumenep.







