Bukan Sekadar Formalitas Kertas: DPUPR Probolinggo Genjot Jasa Konstruksi Lokal Kuasai TKDN

Jumat, 16 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Probolinggo mengambil langkah taktis untuk memperkuat taji para penyedia jasa konstruksi lokal. Melalui pelatihan teknis intensif, DPUPR membekali mereka dengan kemampuan evaluasi kewajaran harga serta perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan preferensi harga pada Rencana Anggaran Biaya (RAB), Kamis (15/10/2026).

Ruang rapat Dam Banyubiru Kantor DPUPR Kabupaten Probolinggo menjadi saksi bisu keseriusan 30 peserta yang hadir. Mereka merupakan gabungan dari tenaga estimator penyedia jasa konstruksi dan staf Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sehari-hari berkutat dengan proyek infrastruktur daerah. Demi mematangkan kompetensi ini, DPUPR menghadirkan pakar dari Universitas Bhayangkara Surabaya, Mochamad Ridwan, sebagai narasumber utama.

Pelatihan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan upaya strategis untuk memastikan setiap rupiah anggaran daerah dihitung dengan presisi tinggi. Di sisi lain, agenda ini menjadi motor penggerak agar produk-produk lokal dan industri dalam negeri menjadi raja di rumah sendiri dalam setiap pengadaan proyek pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para peserta digembleng dengan materi yang komprehensif. Mulai dari tahapan dan prosedur evaluasi kewajaran harga, teknik pengambilan keputusan yang objektif, hingga landasan hukum penggunaan produk domestik.

Lebih jauh, pelatihan ini membedah “anatomi” biaya produksi secara detail untuk memisahkan mana komponen dalam negeri dan luar negeri. Peserta juga diajarkan formulasi perhitungan TKDN, simulasi perhitungan riil, hingga teknis finalisasi Harga Evaluasi Akhir (HEA).

Pembina Jasa Konstruksi Ahli Muda DPUPR Kabupaten Probolinggo, Cahyo Rachmad Dany, menegaskan bahwa sasaran tembak dari kegiatan ini adalah lonjakan kompetensi.

“Kegiatan ini bermanfaat dalam meningkatkan kompetensi penyedia jasa konstruksi di Kabupaten Probolinggo serta mewujudkan penyedia jasa konstruksi yang berdaya saing,” ujar Cahyo.

Karakter proyek konstruksi yang kompleks dan memakan porsi besar APBD menuntut transparansi total. Kepala Bidang Jasa Konstruksi dan Peralatan DPUPR Kabupaten Probolinggo, Ruli Nasrullah, mengingatkan bahwa penyusunan anggaran wajib memegang prinsip akuntabilitas dan efisiensi. RAB dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) adalah benteng utamanya.

“Evaluasi kewajaran harga menjadi instrumen penting untuk menilai secara objektif apakah harga penawaran penyedia masuk akal dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelas Ruli.

Menurutnya, perhitungan yang meleset memiliki risiko besar. Evaluasi yang tepat akan meminimalkan risiko proyek mangkrak akibat penawaran yang terlalu rendah (banting harga), sekaligus mencegah pemborosan anggaran akibat harga yang digelembungkan.

Ruli juga menaruh perhatian besar pada implementasi TKDN. Menurutnya, keberpihakan pada produk dalam negeri dalam belanja infrastruktur harus menjadi komitmen nyata yang menggerakkan ekonomi arus bawah, bukan sekadar pelengkap dokumen.

“Pemahaman mengenai ketentuan TKDN tidak seharusnya berhenti pada pemenuhan administrasi. Perhitungan dan penerapannya perlu dilakukan secara tepat sejak tahap perencanaan, penyusunan RAB hingga evaluasi penawaran,” tegas Ruli.

Ia meminta para peserta tidak pasif dan memanfaatkan forum ini untuk menguliti habis masalah riil yang sering mereka hadapi di lapangan. Target akhirnya adalah kesamaan persepsi dan presisi hitungan.

“Jangan sekadar menjadi formalitas di atas kertas. Gunakan keahlian baru yang didapat dari pelatihan ini untuk membangun ekosistem pengadaan sektor konstruksi yang bersih, transparan, akuntabel, serta memberikan ruang bagi pemanfaatan produk dalam negeri dan penguatan industri lokal,” pungkas Ruli.

Berita Terkait

Darurat Narkoba: Langkah Nyata Kapolri dan Tanggung Jawab Bersama Seluruh Bangsa
Ironi Gapura Selamat Datang Pemalang: Tumpukan Sampah Jadi Pemandangan Pertama, DLH Janji Bertindak
Komitmen Tanpa Kompromi Yakuza Maneges: Amankan dan Serahkan Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Kediri ke Polisi
Haji Her Pamekasan Buka Cabang Imawa di Bali, Kejutan Dua Hadiah Umrah Bikin Suasana Haru
Tamansari Bersholawat! Parade Istimewa LASQI Kabupaten Bogor, 8 Desa Unjuk Bakat, Qasidah Nurul Hidayah Raih Juara Pertama
Komitmen Sosial Kemanusiaan, Yakuza Maneges S&S Salurkan Air Bersih untuk 300 Warga Nyemoh Timur Semarang
Sinergi Humanis di Jalur Samsat Kraksaan: Saat Ketertiban dan Pajak Dikemas Tanpa Sekat
LSM RATU Kecam Somasi Pemilik Soto Mantenan ke Pedagang Pukis Mantenan, Desak Pemkot Kediri Hadir

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Bukan Sekadar Formalitas Kertas: DPUPR Probolinggo Genjot Jasa Konstruksi Lokal Kuasai TKDN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Darurat Narkoba: Langkah Nyata Kapolri dan Tanggung Jawab Bersama Seluruh Bangsa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Ironi Gapura Selamat Datang Pemalang: Tumpukan Sampah Jadi Pemandangan Pertama, DLH Janji Bertindak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:24 WIB

Komitmen Tanpa Kompromi Yakuza Maneges: Amankan dan Serahkan Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Kediri ke Polisi

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Haji Her Pamekasan Buka Cabang Imawa di Bali, Kejutan Dua Hadiah Umrah Bikin Suasana Haru

Berita Terbaru

TNI-POLRI

Diduga Edarkan Sabu di Talango Sumenep, 2 Pria Diciduk

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:10 WIB

TNI-POLRI

Curi Dua Ekor Ayam di Bluto Sumenep, Tiga Anak Diamankan Polisi

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:07 WIB