Sumenep – Sepanjang sejarah Kabupaten Sumenep belum ada satupun Kapolres yang mendapat penghargaan dari Mabes Polri atas pengungkapan kasus narkoboy alias barang terkutuk narkoba.
Namun, pengungkapan kasus bandar narkoba yang menjerat oknum anggota DPRD Sumenep, Bambang Eko Iswanto (BEI) yang diketahui dari Fraksi PPP mengantarkan Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M menorehkan sejarah membanggakan lantaran diapresiasi langsung Mabes Polri.
Hal itu tidak terlepas dari kinerja solid dan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kesuksesan Kapolres AKBP Henri dalam meringkus oknum anggota DPRD Sumenep yang terjerat sabu diapresiasi langsung Mabes Polri,” ujar sumber terpercaya dari Mabes Polri.
Berkenan dengan itu, dosen sekaligus administrator Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Unitomo yang dikenal sebagai pemerhati pendidikan ini pun turut bangga dengan apresiasi yang diterima Kapolres Sumenep.
“Keberhasilan Kapolres Sumenep sikat bandar narkoba yang melibatkan oknum DPRD Sumenep harus kita apresiasi bersama sebagai wujud dukungan. Tidak mudah untuk melakukan itu,” kata Ahmadi Neja.
Ahmadi Neja menyebut, Kapolres Sumenep berhak untuk mendapatkan penghargaan dari Mabes Polri lantaran berani mengungkap kasus narkoba 15,76 gram milik wakil rakyat.
“Jarang jarang seorang Kapolres bisa melakukan pengungkapan narkoba yang melibatkan anggota dewan,” sebutnya.

Ahmadi Neja berharap, penghargaan dari Mabes Polri dapat memacu semangat Kapolres Sumenep dan jajarannya dalam memberantas narkoba di kabupaten Sumenep.
“Penghargaan dari Mabes Polri harus menjadi spirit kinerja bagi Kapolres untuk mengungkap kasus -kasus yang lebih besar lagi. Mari selamatkan generasi penerus bangsa dari ancaman barang haram tersebut,” tandas wakil Pemimpin Redaksi media Detikzone.id ini, 10/12/2024.
Penulis : Igusty- Amin
Sumber Berita : Detikzone.id







