Megawati : Kebijakan Pimpinan MPR dan Presiden Prabowo Harus Jadi Momentum Rekonsiliasi Nasional

Sabtu, 11 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto saat perayaan HUT ke-52 PDIP di Sekolah Partai di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (10/1/2025) siang.

Hal itu dia ungkapkan setelah Presiden Prabowo menyetujui surat pimpinan MPR RI yang sudah melakukan pemulihan nama baik Presiden pertama RI Ir Soekarno, yang juga ayah kandung Megawati.

“Ucapan terima kasih juga saya sampaikan juga kepada Presiden Prabowo Subianto yang sudah merespons surat pimpinan MPR RI terkait tindak lanjut pemulihan nama baik Bung Karno sebagai presiden RI pertama,” ujar Megawati dalam pidato sambutannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden ke-5 RI itu juga mengucapkan terima kasih kepada MPR RI yang sudah meluruskan sejarah terkait Soekarno. Yakni, lanjut dia, tuduhan kepada Bung Karno telah melakukan pengkhianatan terhadap negara dan mendukung pemberontakan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI).

“Karena itulah ucapan terima kasih yang setulus-tulusnya saya sampaikan kepada seluruh rakyat Indonesia dimana pun kalian berada atas pelurusan sejarah Bung Karno tersebut,” ujar Megawati sembari terisak tangis.

Megawati pun mengingat betul dirinya sempat mencari keberadaan Soekarno ke Sekretariat Negara (Setneg). Dia bertanya Soekarno yang dikabarkan ditahan karena dituduh mendukung PKI.

“Beliau presiden tiba-tiba waktu itu ditahan gak tau di istana Bogor, ndak ada yang berani jawab. Jadi kami keluarga waktu itu tidak tahu status Bung Karno itu aja makanya saya bilang jangan loh orang Indonesia mau berkuasa melakukan hal-hal seperti itu lagi, nunggunya aja keadilannya selama setengah abad lebih,” ungkapnya.

Dia menyebut kebijakan pimpinan MPR dan Presiden Prabowo itu harus menjadi momentum rekonsiliasi nasional. Sebaliknya, pihak keluarga Bung Karno pun sudah memaafkan atas perlakuan yang pernah terjadi di masa tersebut.

“Yang terpenting bagi keluarga dan kaum patriotik pecinta Bung Karno adalah rehabilitasi nama baik Bung Karno sebagai seorang proklamator bangsa penggali Pancasila dan bapak bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Berita Terkait

Anggota DPR RI Hj. Ansari Kecam Keras Dugaan Kekerasan Seksual Bocah 14 Tahun di Pamekasan
Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Dorong Percepatan Pembahasan APBD Perubahan agar Program Pembangunan Tepat Waktu
PKB Blitar Bidik 14 Kursi DPRD, M Rifai Bongkar Strategi Regenerasi dan Perkuat Mesin Partai
Anggota Komisi VIII DPR RI Hj. Ansari Harapkan MAN Sumenep Konsisten Lahiran Generasi Cerdas dan Pemimpin Masa Depan Layaknya Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo
Survei ARCI Guncang Peta Politik Jatim, Achmad Fauzi Tembus Empat Besar
Serap Aspirasi Kepala Desa, Tiga Anggota DPR RI Partai Golkar Bahas Pembangunan Bawean Gresik
Tak Ingin Mimpi Mahasiswa Terhenti, Nia Kurnia Fauzi Salurkan Beasiswa untuk 40 Putra-Putri Sumenep
Idul Adha Penuh Berkah, PKS Kota Mataram Sembelih 9 Sapi

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:41 WIB

Anggota DPR RI Hj. Ansari Kecam Keras Dugaan Kekerasan Seksual Bocah 14 Tahun di Pamekasan

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Dorong Percepatan Pembahasan APBD Perubahan agar Program Pembangunan Tepat Waktu

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:42 WIB

PKB Blitar Bidik 14 Kursi DPRD, M Rifai Bongkar Strategi Regenerasi dan Perkuat Mesin Partai

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Anggota Komisi VIII DPR RI Hj. Ansari Harapkan MAN Sumenep Konsisten Lahiran Generasi Cerdas dan Pemimpin Masa Depan Layaknya Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:04 WIB

Survei ARCI Guncang Peta Politik Jatim, Achmad Fauzi Tembus Empat Besar

Berita Terbaru