Sumenep – Dalam keadaan bunting 7 bulan, seorang guru PPPK di SDN Tanah Merah I, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, diduga menerima perlakukan zalim dari oknum kepala sekolah (Kepsek) yang tega melengserkan RY sebagai wali kelas yang sudah dijalaninya selama 3 tahun.
Peran RY yang sudah mengabdi cukup lama sebagai guru kelas tiba-tiba diganti Z tanpa alasan yang jelas pada bulan Januari 2025 saat RY sedang hamil 7 bulan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Detizone.id, pergantian guru kelas tersebut ditengarai hasil pola licik Kepala Sekolah yang berpihak kepada salah satu oknum guru PPPK inisial Z. Bahkan dianggap hasil pesanan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebab, untuk mendapatkan tunjangan sertifikasi salah satu syaratnya adalah menjadi wali kelas.
Celakanya, setelah RY diganti oknum guru inisial Z, Kepsek SDN Tanah Merah I diduga kerapkali menyinggung dan mengungkit -ungkit pergantian tanpa sebab tersebut. Ulahnya seakan akan provokatif.
“Kok setega itu Kepsek menggeser RY sebagai wali kelas yang sudah dijalaninya selama 3 tahun bahkan dalam keadaan hamil. Saya mencurigai bahwa itu hasil pesanan,” ujar narasumber yang identitasnya tidak ingin disebut, Selasa, 16/02/2025.
“Anehnya lagi, Kepsek inisial EN selalu mengungkit ngungkit pergantian wali kelas tersebut dan terkesan provokatif,” tambahnya.
Menurut narasumber, semestinya cara – cara yang dilakukan oknum Kepsek itu jangan terlalu mencolok.
“Kedua guru tersebut sama -sama lolos sertifikasi PPPK pada tahun 2024. Namun RY mendadak digantikan Z pada Januari 2025. Padahal dia (RY, red) jadi wali murid sudah 3 tahun,” terangnya.
Narasumber menegaskan, perbuatan sewenang -wenang yang diduga dilakukan oleh Kepsek SDN Tanah Merah I yang melakukan pergantian wali murid tanpa alasan tentu menjadi cermin buruk dunia pendidikan Sumenep.
“Itu yang saya sesali, kenapa Kepsek SDN Tanah Merah I berpihak,” tandasnya.
Sementara itu, Kepsek SDN Tanah Merah I inisal EN saat dikonfirmasi Detikzone.id mengenai hal itu belum memberikan tanggapan hingga berita ini terbit.
Penulis : Redaksi







