Turunkan Angka Tengkes, Bupati Sumenep Dorong Peran Serta Lintas Sektor

Kamis, 6 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Detikzone.id- Pemerintah Kabupaten Sumenep mendorong peran serta dan koordinasi lintas sektor dalam penanganan penurunan tengkes (stunting), supaya bisa mencapai target atau persentase kasusnya.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, target penurunan tengkes memerlukan dukungan dan kerja sama lintas sektor, sehingga bisa membangun generasi masa depan yang berkualitas.

“Kami mengharapkan dinas terkait,  kecamatan, desa serta pihak lainnya harus bersinergi, berkoordinasi dan berorientasi yang sama, pada akselerasi dan prioritas penurunan tengkes,” kata Bupati di sela-sela Rapat Koordinasi Tengkes (Stunting) tingkat Kabupaten Sumenep, di Hotel De Baghraf, Rabu (05/06/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komitmen penurunan tengkes merupakan tanggung jawab banyak pihak, untuk bergotong royong, bekerja keras dan bekerja cepat dalam rangka mewujudkan penurunan tengkes menjadi 14% di 2024.

“Karena menjadi kunci suksesnya penurunan angka tengkes sesuai prinsip penthahelix, penurunan jumlah tengkes memerlukan keterlibatan bersama antara pemerintah, swasta, akademisi, masyarakat dan pihak media,” jelasnya.

Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada 2023 angka prevalensi pada SKI turun signifikan, yaitu turun 5,2% sebesar 16,7% dari 2022 sebesar 21,9%, dan 2021 prevalensi tengkes sebesar 29,6%.

Pada 2024 ini dari 16% harus turun menjadi 14%, tentu saja untuk mencapai target itu memerlukan komitmen berbagai pihak di berbagai tingkatan pemerintahan di daerah.

“Karena itulah, semua elemen untuk mendukung dan mengawal pelaksanaan akselerasi penurunan tengkes (stunting), karena pemerintah daerah tidak mungkin bekerja sendirian, tanpa ada dukungan, kolaborasi dan partisipasi pihak lain,” pungkas Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Berita Terkait

Pemkab Sumenep dan UWG Malang Buka Kolaborasi Strategis, Fokus Perkuat SDM dan Potensi Daerah
Taman Prameswati Mirip Nama Wali Kota Kediri: Inisiasi Edukatif atau Preseden Politisasi APBD?
Ketika Kepedulian Tumbuh dari Uang Jajan: Siswa Kelas VI SDN Panaongan III Sumenep Belikan Tas dan Sepatu untuk Temannya
Bupati Sumenep: Busana Adat Nusantara Jadi Simbol Kebinekaan, Persatuan Tak Boleh Retak
Bukan Sekadar Upacara, Diskominfo Sumenep Jadikan HUT ke-81 RI Momentum Perkuat Digitalisasi
Transfer Pusat Berkurang Rp212 Miliar, DPRD Sumenep Bahas Ulang Struktur APBD 2026
Bukan Sekadar Seremonial, Diperta Probolinggo Turun ke Sawah Pacu Percepatan Tanam Padi
Forkopimda Sumenep Kompak, Merah Putih Satukan Langkah di HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Pemkab Sumenep dan UWG Malang Buka Kolaborasi Strategis, Fokus Perkuat SDM dan Potensi Daerah

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Taman Prameswati Mirip Nama Wali Kota Kediri: Inisiasi Edukatif atau Preseden Politisasi APBD?

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Ketika Kepedulian Tumbuh dari Uang Jajan: Siswa Kelas VI SDN Panaongan III Sumenep Belikan Tas dan Sepatu untuk Temannya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Bupati Sumenep: Busana Adat Nusantara Jadi Simbol Kebinekaan, Persatuan Tak Boleh Retak

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Bukan Sekadar Upacara, Diskominfo Sumenep Jadikan HUT ke-81 RI Momentum Perkuat Digitalisasi

Berita Terbaru