Makassar, Sulawesi Selatan – Kasus penguasaan kendaraan yang terindikasi ilegal oleh oknum anggota polisi kembali mencuat ke permukaan. Kali ini, seorang anggota Polrestabes Makassar berinisial AH diduga terlibat dalam penguasaan kendaraan milik BCA Finance.
Insiden ini menjadi sorotan publik setelah kendaraan tersebut ditemukan di Makassar pada Selasa (24/12/2024).
Kendaraan yang menjadi objek sengketa adalah Toyota Avanza berplat nomor Z 1626 KL, yang diketahui merupakan aset milik BCA Finance.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mobil tersebut telah menjadi buruan pihak finance sejak tahun 2013 akibat tunggakan pembayaran.
Keberadaannya sempat tidak terlacak hingga akhirnya ditemukan dalam penguasaan AH, yang menggunakan mobil dinas kepolisian berplat X1V 11558-29 untuk menjemput kendaraan itu.
Kekecewaan dari Pihak Finance
AR, perwakilan dari BCA Finance, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kejadian ini. Ia menilai tindakan AH mencoreng citra kepolisian dan merugikan pihak finance.
“Kami sangat menyesalkan bahwa kendaraan yang menjadi hak milik BCA Finance telah dikuasai oleh oknum aparat. Kami berharap mobil ini segera diamankan dan dikembalikan ke kantor kami,” ujar AR.
AR menyebut, kendaraan tersebut telah hilang selama lebih dari satu dekade
lantas, ia terkejut ketika mendapati mobil yang mereka cari justru dikawal oleh mobil dinas kepolisian.
Menurut pengakuan AH, kendaraan itu dibelinya dari seorang temannya seharga Rp35 juta.
Respons AH dan Pihak Kepolisian
Saat dikonfirmasi.
AH menyatakan keinginannya untuk menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan.
“Saya welcome, dan saya berharap masalah ini bisa diselesaikan dengan baik,” ungkapnya.
AH juga mengklaim bahwa kendaraan tersebut diperolehnya melalui Reskrim.
Sementara itu, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Dr. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., saat dikonfirmasi melalui WhatsApp menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti kasus ini.
“Saya cek dan tindak lanjuti, bila ada pelanggarannya saya tindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Pengembalian Kendaraan
Setelah dilakukan verifikasi, kendaraan tersebut telah dikembalikan kepada pihak BCA Finance.
AR mengapresiasi langkah ini, tetapi tetap menyesalkan insiden tersebut. “Kami bersyukur kendaraan sudah kembali, tetapi kejadian ini seharusnya menjadi pembelajaran agar tidak terulang di masa depan,” tutupnya.
Catatan Publik
Kasus ini kembali mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap tindakan oknum aparat yang menyalahgunakan wewenang. Diharapkan, pihak kepolisian dapat menegakkan hukum secara adil dan transparan untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
Penulis : Enno








