Proyek Preservasi Jalan Tambelangan-Banyuates Sampang Akan Dilaporkan ke BPKP Jatim

Sabtu, 15 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Keterangan Foto: Kondisi kerusakan proyek Inpres preservasi Jalan Tambelangan-Banyuates Sampang

Foto : Keterangan Foto: Kondisi kerusakan proyek Inpres preservasi Jalan Tambelangan-Banyuates Sampang

SAMPANG, Detikzone.id – Proyek preservasi Jalan Tambelangan-Banyuates senilai 13,9 milliar melalui APBN TA 2024 kini kembali menuai sorotan dan terancam akan dilaporkan ke Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP) Jawa Timur oleh Ormas Projo Sampang. Sebab, proyek rabat beton yang baru dua bulan dibangun itu kini sudah banyak yang retak dan cornya mengelupas sehingga diduga kualitas mutu readymix tidak sesuai spesifikasi. Sabtu, (15/02/2025).

Hal itu disampaikan oleh Korlap Ormas Projo Sampang Faris Reza Malik.

Pihaknya mendesak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.4 Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Jatim-Bali untuk segera turun kelokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Faris juga meminta kepada rekanan PT Tri Jaya Cipta Makmur agar melakukan perbaikan dan harus bertanggug jawab atas kerusakan jalan yang baru selesai dibangun itu.

“Kami minta kepada PPK 3.4 BBPJN Jawa Timur itu turun langsung kelokasi dan meminta kepada rekanan untuk memperbaiki jalan cor yang sudah rusak dan retak itu,” pintanya.

Faris Reza Malik menyebut, kerusakan proyek jalan tersebut diduga disebabkan mutu readymix yang digunakan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan.

“Ada temuan item pekerjaan yang diduga enggak sesuai. Dalam waktu dekat kami akan melaporkan hal tersebut ke BPKP Jatim,” tegasnya.

Sementara itu, I Made Gede Widhiyasa Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.4 mengatakan bahwa Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali, telah mengirim surat kepada PT Tri Jaya Cipta Makmur selaku pelaksana proyek preservasi Jalan Tambelangan-Banyuates.

BBPJN meminta perusahaan jasa konstruksi asal Kabupaten Lamongan itu untuk segera melakukan perbaikan cor beton yang retak. Sebab sesuai aturannya, jaminan masa pemeliharaan proyek tersebut selama 1 tahun.

“Surat kami sudah meluncur ke penyedia diminta agar segera melakukan perbaikan. Kemungkinan jika tak ada halangan, minggu depan sudah selesai,” kata Made, Jumat 14 Februari 2025.

Namun, hingga berita ini diberitakan, awak media mencoba menghubungi PT Tri Jaya Cipta Makmur melalui nomer telepon kantor untuk konfirmasi berkaitan hal tersebut. Akan tetapi, nomer tersebut tidak bisa dihubungi.

Penulis : Agus Junaidi

Sumber Berita : Detikzone.id

Berita Terkait

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa
Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita
Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri
Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?
Perhiasan Emas 150 Gram Hilang Misterius, Keluarga di Sumenep Lapor Polisi
Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat
Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” Diuji, Idah Hamida Desak Kejelasan Kasus Rp8,95 Miliar di Polrestabes Makassar

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?

Berita Terbaru