Dukungan Ketahanan Pangan Nasional, Bupati Blitar Laksanakan Panen Raya Padi

Jumat, 7 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id – Bupati Blitar, Rijanto, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan panen raya padi di Kecamatan Selopuro, Jumat (7/3/2025). Kegiatan panen raya tersebut merupakan langkah nyata Pemkab Blitar dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang terus digalakkan oleh pemerintah pusat.

Bupati Rijanto menyampaikan bahwa panen raya padi kali ini menjadi simbol keberhasilan dalam meningkatkan produksi pertanian lokal. “Kegiatan ini tidak hanya menunjukkan hasil yang baik dari sektor pertanian, tetapi juga sebagai upaya untuk memastikan ketersediaan pangan yang stabil di wilayah Kabupaten Blitar,” ujar Rijanto.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengapresiasi kerja keras petani di Blitar yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan dukungan melalui berbagai program, termasuk peningkatan sarana dan prasarana pertanian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Panen raya di Kecamatan Selopuro ini diharapkan dapat memberikan dampak positif tidak hanya untuk ketahanan pangan lokal, tetapi juga untuk kesejahteraan petani di Blitar. Pemkab Blitar juga berencana untuk terus memperluas area pertanian yang dapat menghasilkan produk pangan berkualitas, serta meningkatkan akses pasar bagi petani.

Selain itu, Bupati Rijanto juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam dan lingkungan dalam mendukung keberlanjutan sektor pertanian. Dengan kolaborasi antara pemerintah, petani, dan masyarakat, diharapkan Blitar dapat menjadi daerah yang mandiri dalam hal ketahanan pangan.

“Kami hari ini bersama Wakil Bupati Blitar, Forkopimda, dan DKPP Kabupaten Blitar melaksanakan panen padi di Kecamatan Selopuro. Dengan bibit padi unggul dan pendampingan dari berbagai pihak, hasil panen dapat sesuai dengan harapan petani. Ini juga mendukung program ketahanan pangan nasional serta program Presiden Prabowo Subianto,” ungkap Bupati Blitar, Rijanto.

Ini merupakan upaya dari Pemerintah Kabupaten Blitar untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.

Rijanto pun menegaskan bahwa Kabupaten Blitar terus berkomitmen dalam mewujudkan kesejahteraan petani sesuai dengan semboyan Blitar Berdaya dan Berjaya bagi seluruh masyarakat.

“Sesuai dengan instruksi Bapak Presiden untuk menyejahterakan petani kita pantau langsung ternyata betul kalau harga di bawah Rp6.500, Bulog harus turun, Bulog harus membeli,” tegasnya.

Sementara itu, Dandim 0808 Blitar, Letkol Inf Hendra Sukmana, menambahkan bahwa pihaknya dari jajaran TNI turut berperan dalam mengawal program ketahanan pangan nasional, termasuk program makan bergizi gratis yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, ketahanan pangan yang kuat akan menjadikan negara lebih kuat.

“Kami juga mendukung program Serap Gabah Petani (SERGAP) yang memastikan Bulog membeli padi dengan harga Rp6.500 per kilogram. Dengan harga yang stabil, petani bisa mendapatkan keuntungan yang layak,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala DKPP Kabupaten Blitar, Toha Mashuri, menyampaikan apresiasinya terhadap para petani di Kecamatan Selopuro yang telah menerapkan metode pertanian dengan bibit unggul. Dengan adanya pendampingan dari BPP dan PPL, hasil panen tahun ini cukup memuaskan.

“Kami telah mensosialisasikan program SERGAP kepada kelompok tani (Gapoktan) agar mereka menjual hasil panennya ke Bulog dengan harga Rp6.500 per kilo yang telah ditetapkan. Dengan begitu, harga padi tetap tinggi dan petani tidak mengalami kerugian,” terangnya.

Selain itu, Bupati Rijanto juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam dan lingkungan dalam mendukung keberlanjutan sektor pertanian. Dengan kolaborasi antara pemerintah, petani, dan masyarakat, diharapkan Blitar dapat menjadi daerah yang mandiri dalam hal ketahanan pangan.(Adv)

Penulis : Basuki

Berita Terkait

Jalan Sehat Santri Sarungan Pererat Silaturahmi dan Ajak Warga Hidup Sehat
Dr. Naghfir Sabet Juara I Pembayar BPHTB Terbesar, Kontribusi Nyata untuk Pembangunan Sumenep
Setelah Arum Manis, Mangga Duren Bawa Kabupaten Probolinggo Sabet Jajaran Lima Besar di Mango Carnival Of Indonesia 2026
Raih 16 Penghargaan Sepanjang 2026, Bupati Fauzi Tegaskan Pembangunan Sumenep Hasil Kolaborasi Bersama
Borong 3 Piala Wilwatikta Awards 2026, Wali Kota Probolinggo: Ini Bukan Garis Akhir
29 Kelurahan di Probolinggo Adu Kreativitas, Sulap Buah Musiman Jadi Asa UMKM
Haul Raja-Raja Madura di Sumenep, Menghidupkan Kembali Jejak Kebesaran Para Leluhur
Lepas Kontingen Popda dan Peparpeda Jatim 2026, Mbak Wali Titip Pesan Tunjukkan Kemampuan dan Sikap Baik

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 05:03 WIB

Jalan Sehat Santri Sarungan Pererat Silaturahmi dan Ajak Warga Hidup Sehat

Minggu, 1 November 2026 - 12:52 WIB

Dr. Naghfir Sabet Juara I Pembayar BPHTB Terbesar, Kontribusi Nyata untuk Pembangunan Sumenep

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:01 WIB

Setelah Arum Manis, Mangga Duren Bawa Kabupaten Probolinggo Sabet Jajaran Lima Besar di Mango Carnival Of Indonesia 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Raih 16 Penghargaan Sepanjang 2026, Bupati Fauzi Tegaskan Pembangunan Sumenep Hasil Kolaborasi Bersama

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Borong 3 Piala Wilwatikta Awards 2026, Wali Kota Probolinggo: Ini Bukan Garis Akhir

Berita Terbaru