Sumenep – Tempat hiburan yang diduga jadi sarang maksiat yakni JBL Karaoke di JL. Seludang, Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep tetap beroperasi walaupun pada momentum hari raya Idul Fitri, Jumat, 04/03/2025.
Pantauan wartawan, 2 mobil yang diduga tamu tampak terparkir di JBL Karaoke.
Tempat-Nya para LC dan lelaki hidung belang mencari hiburan dan kesenangan duniawi ini tampak barbar beroperasi ditengah kota berjuluk kota Keris ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Terletak di samping kantor Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, JBL Karoke menjadi tempat yang paling digandrungi lelaki hidung belang dan wanita penghibur.
Sebab, selain tertutup, tempat ini juga menjual minuman keras sebagai penambah daya nikmat bagi mereka yang bersenang senang. Hal itu dibuktikan dengan ditemukannya puluhan miras berbagai merek saat operasi gabungan Polres beberapa hari yang lalu saat bulan suci ramadhan.

Keberadaan tempat yang diduga menjadi wadah perusak akhlak generasi muda itu tetap dibiarkan oleh Pemkab meski beberapa kali kedapatan menjual miras dan diduga menyalahgunakan izin.
Sebab, izin JBL bukanlah tempat karaoke namun sebagai restoran.
“Banyak lelaki hidung belang yang sudah punya istri bersenang senang bersenang senang dengan perempuan penghibur disana,” kata Maman, warga Pabian.
Menurut Maman, beroperasinya JBL Karaoke saat momen hari raya idul Fitri menunjukkan betapa kurang respeknya manajemen JBL terhadap hari raya idul Fitri.
“Bulan puasa saja beroperasi dengan menjual miras apalagi hari raya idul Fitri. Sekarang ini mestinya setiap orang berkumpul dengan keluarganya namun JBL memberikan wadah untuk para lelaki hidung belang dan wanita penghibur untuk bersenang senang di room karaokenya,” jelasnya.
Hingga berita ini terbit, manajemen JBL Karaoke belum dapat dikonfirmasi.
Penulis : Amin
Editor : Redaksi







