Breaking News !  Insiden Berdarah di RSUD Ketapang Sampang, Korban Tewas dengan Luka Bacok

Senin, 5 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG – Insiden berdarah terjadi di halaman RSUD Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, pada Senin malam (5/5), sekitar pukul 20.00 WIB. Seorang pemuda tewas bersimbah darah setelah dibacok menggunakan senjata tajam di area parkir rumah sakit.

Korban diketahui berinisial NH (22), warga Dusun Kombang, Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Sampang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media Detikzone.id, NH mengalami luka serius di bagian dada dan tubuh, dan sempat terlihat masih bernapas saat berada di atas tempat roda tidur rumah sakit, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Sampang, AKBP Hartono, membenarkan adanya aksi kekerasan tersebut.

Benar, telah terjadi pembacokan di halaman RSUD Ketapang, Kecamatan Ketapang. Kejadiannya malam ini pukul 20.00 WIB,” ujar Hartono.

Ia menambahkan, pelaku beserta barang bukti telah diamankan oleh aparat Polsek Ketapang untuk proses hukum lebih lanjut. Namun, identitas dan motif pelaku masih dalam penyelidikan.

Kepala Humas RSUD Ketapang, Syafril Alfian Akbar, belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa ini. Saat dihubungi melalui nomor telepon yang biasa digunakan, tidak ada respon.

Kejadian tersebut dengan cepat menyebar melalui pesan berantai di WhatsApp dan berbagai platform media sosial. Video dan foto yang beredar menunjukkan korban tergeletak di area parkir rumah sakit dengan kondisi tubuh berlumuran darah.

Warga sekitar yang menyaksikan langsung kejadian mengaku terkejut dan panik. Insiden ini menjadi sorotan publik karena terjadi di lingkungan fasilitas kesehatan yang seharusnya menjadi tempat aman.

Penulis : Anam Sakti

Berita Terkait

Petani di Sreseh Sampang Dihabisi Secara Brutal di Tegalan: Leher Ditebas, Motif Diduga Perseteruan Lama
Setengah Miliar Lebih Anggaran Adv DPRD Probolinggo Dipertanyakan, Dinilai Tidak Transparan
Purbaya Akan Bekukan Bea Cukai Jika Tak Berbenah, Termasuk Pamekasan
Bikin Geleng-geleng! Belanja Tagihan Telepon DPRD Probolinggo Tembus Rp 305 Juta, Setara Harga Rumah Non Subsidi
Polemik Alih-alih Program PTSL 2024:Ternyata Pokmas Rangkap Jabatan PPPK, Ratusan Warga Desa Karya Basuki Merasa Tertipu
Kurir Bluto Jadi Korban Kekerasan, Kuasa Hukum Minta Polisi dan Kemendesa Tegakkan Aturan Tanpa Toleran
Pegiat Hukum Sumenep Desak Polsek Bluto Tetapkan Tersangka Penganiayaan Kurir
Premanisme Siang Bolong! Kurir Paket Dianiaya di Bluto Sumenep, Pelaku Diduga Tak Terima Keterlambatan

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 20:58 WIB

Petani di Sreseh Sampang Dihabisi Secara Brutal di Tegalan: Leher Ditebas, Motif Diduga Perseteruan Lama

Senin, 1 Desember 2025 - 15:30 WIB

Setengah Miliar Lebih Anggaran Adv DPRD Probolinggo Dipertanyakan, Dinilai Tidak Transparan

Sabtu, 29 November 2025 - 21:53 WIB

Purbaya Akan Bekukan Bea Cukai Jika Tak Berbenah, Termasuk Pamekasan

Sabtu, 29 November 2025 - 20:44 WIB

Bikin Geleng-geleng! Belanja Tagihan Telepon DPRD Probolinggo Tembus Rp 305 Juta, Setara Harga Rumah Non Subsidi

Sabtu, 29 November 2025 - 00:21 WIB

Polemik Alih-alih Program PTSL 2024:Ternyata Pokmas Rangkap Jabatan PPPK, Ratusan Warga Desa Karya Basuki Merasa Tertipu

Berita Terbaru