DKPP Blitar Gunakan DBHCHT 2025 untuk Perkuat Infrastruktur Pertanian Tembakau

Selasa, 1 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar memanfaatkan alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun anggaran 2025 untuk memperkuat infrastruktur penunjang sektor pertanian tembakau.

Kepala DKPP Kabupaten Blitar, Toha Mashuri, menjelaskan bahwa dana ini akan digunakan untuk pembangunan dan perbaikan jalan usaha tani (JUT), saluran irigasi, serta fasilitas penyimpanan hasil panen di tingkat petani.

“Dengan mendukung akses dan fasilitas yang memadai, petani tembakau bisa meningkatkan produksi, mengurangi kehilangan pasca panen, dan meningkatkan kualitas hasil,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksanaan program dijadwalkan mulai kuartal kedua 2025. Infrastruktur akan dibangun di beberapa kecamatan penghasil tembakau utama, seperti selopuro, Gandusari, Wates, Panggungrejo, dan Kademangan Wlingi, dengan skema prioritas berdasarkan kebutuhan mendesak dan potensi produksi.

Dalam pembangunan tersebut DKPP bersama Pemerintah Kabupaten Blitar juga akan melibatkan petani dalam proses perencanaan dan pemeliharaan infrastruktur, serta menyelenggarakan pelatihan pengelolaan pasca-panen. Tujuannya agar hasil pertanian tembakau tidak hanya meningkat secara kuantitas, tapi juga bernilai jual lebih tinggi.

Dana DBHCHT berasal dari cukai tembakau yang dikembalikan dari pemerintah pusat, kemudian dialokasikan untuk mendukung sektor pertanian, khususnya tembakau. Program ini diharapkan mendukung kesejahteraan petani sekaligus meningkatkan kontribusi tembakau Blitar terhadap perekonomian daerah.

Ke depan, DKPP berencana memantau dampak pembangunan infrastruktur ini melalui evaluasi berkala, agar tiap rupiah dana DBHCHT dapat dimanfaatkan secara tepat dan berkelanjutan.

Program ini salah satunya mencakup pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) dan Jaringan Irigasi Tersier (JIT) di sejumlah wilayah sentra pertanian tembakau di Kabupaten Blitar.

“Fasilitas JUT dan JIT yang kita bangun bertujuan meningkatkan hasil pertanian. Sementara itu, bantuan benih tembakau diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas hasil panen sesuai standar yang diharapkan,” kata Toha Mashuri, Selasa (1/7/2025).

Sementara Kepala Bidang Prasarana Pertanian DKPP, Matsafii, menyebutkan bahwa pada tahun ini terdapat 13 titik lokasi pembangunan infrastruktur yang tersebar di sejumlah kecamatan, seperti Selopuro, Gandusari, Wates, Panggungrejo, dan Kademangan. Dari jumlah tersebut, enam titik difokuskan untuk pembangunan JUT dan tujuh titik untuk JIT.

“Pembangunan ini sangat penting dalam mendukung akses petani menuju lahan dan menjamin ketersediaan air irigasi, terutama saat musim tanam tembakau. Hal ini akan berdampak langsung pada peningkatan efisiensi dan produktivitas,” jelas Matsafii.

Setiap titik proyek mendapatkan alokasi dana antara Rp150 juta hingga Rp200 juta. Seluruh pelaksanaan proyek dilakukan secara swakelola oleh kelompok tani penerima manfaat, dengan pengawasan langsung dari DKPP.

“Kami pastikan dana langsung disalurkan ke rekening kelompok tani. DKPP juga aktif melakukan pendampingan dan pengawasan agar pelaksanaan berjalan sesuai target dan manfaatnya benar-benar dirasakan petani,” jelasnya.(Adv/Kmf)

 

Penulis : Bas

Berita Terkait

DBHCHT Jadi Penopang Layanan Kesehatan, Pemkab Situbondo Gelontorkan Rp26,24 Miliar untuk Jaminan Kesehatan dan Kader Posyandu
Pemkab Situbondo Pastikan Dana DBHCHT Tepat Sasaran, Buruh Tani dan Buruh Rokok Jadi Fokus
Sambut HUT RI Ke-81, Semangat Gotong Royong Warga RW 05 Dander Ketami Kobarkan Nasionalisme Lewat Kerja Bakti
Bupati Sumenep Pasang Alarm Integritas, Kepala Inspektorat Baru Diminta Perketat Pengawasan dan Cegah Penyimpangan
Dobrak Layanan Digital, Pemkot Probolinggo Luncurkan Super App B Link dan Gelar PPID Awards 2026
Dari Pulau Gelap Menuju Pulau Terang, Perjuangan Listrik PLN di Masalembu Sumenep Memasuki Fase Penentu
Brigjen Pol Muhammad Irhamni Ajak Aparat Penegak Hukum Perkuat Kolaborasi Berantas Kejahatan Lingkungan
Akselerasi Pengawasan Digital,24 Kecamatan di Probolinggo Targetkan Adopsi SiDesa-SAE Pekan Depan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 16:24 WIB

DBHCHT Jadi Penopang Layanan Kesehatan, Pemkab Situbondo Gelontorkan Rp26,24 Miliar untuk Jaminan Kesehatan dan Kader Posyandu

Senin, 20 Juli 2026 - 16:21 WIB

Pemkab Situbondo Pastikan Dana DBHCHT Tepat Sasaran, Buruh Tani dan Buruh Rokok Jadi Fokus

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:31 WIB

Sambut HUT RI Ke-81, Semangat Gotong Royong Warga RW 05 Dander Ketami Kobarkan Nasionalisme Lewat Kerja Bakti

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:23 WIB

Bupati Sumenep Pasang Alarm Integritas, Kepala Inspektorat Baru Diminta Perketat Pengawasan dan Cegah Penyimpangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:04 WIB

Dobrak Layanan Digital, Pemkot Probolinggo Luncurkan Super App B Link dan Gelar PPID Awards 2026

Berita Terbaru