Dukung Perda Miras, Gus Fahmi Disorot Warganet Usai Foto dan Videonya Diduga Pesta Miras Viral

Rabu, 2 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, Detikzone.id — Wakil Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, HM. Syukron Fahmi, menyatakan dukungan terhadap rencana Pemerintah Kota Surabaya untuk menginisiasi Peraturan Daerah (Perda) tentang pengendalian minuman beralkohol.

“Kami mendukung inisiatif ini karena pengendalian alkohol bukan sekadar aturan, tapi bagian dari menjaga moral publik dan ketertiban sosial,” ujar Gus Fahmi, begitu ia kerap disapa, Senin (6/1/2025) dikutip dari artikel jatimupdate.id.

Namun, dukungan itu kini menjadi sorotan publik usai beredarnya sejumlah foto dan video yang memperlihatkan sosok diduga Gus Fahmi tengah berada di tempat hiburan malam dan berpesta minuman keras bersama sejumlah temannya. Foto dan video tersebut diunggah melalui akun Instagram pribadinya, @Fahmi_chusaini, pada (18/4/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sosok dalam unggahan itu diduga kuat adalah Gus Fahmi sendiri, tokoh muda GP Ansor Jatim sekaligus putra dari KH. Husein Ilyas, ulama kharismatik asal Mojokerto. Unggahan ini pun menjadi sorotan luas di media sosial, mengingat posisinya sebagai tokoh publik yang aktif di kepengurusan Nahdlatul Ulama (NU).

Menanggapi hal tersebut, Gus Haikal, cucu dari KH. Achmad Shiddiq, mantan Rois Aam Syuriah PBNU asal Jember melontarkan kritik tajam. Dalam keterangannya kepada jurnalis Detikzone di Kota Kediri, Rabu (25/6/2025) malam, ia menyayangkan sikap Gus Fahmi yang dinilai tidak pantas.

“Sebagai ulama, apalagi pengurus Nahdlatul Ulama dan GP Ansor, tempat seperti itu bukanlah tempat dakwahnya dan sangat tidak pantas. Kecuali dia Wali Allah yang benar-benar punya tugas suci. Kalau ulama biasa seperti Fahmi begitu, itu namanya nakal. Jangan coba-coba menyelam, pasti dia akan tenggelam,” tegas Gus Haikal.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kehati-hatian dalam bersosial, terutama bagi tokoh agama yang menjadi panutan umat.

“Untuk tokoh-tokoh panutan, hendaknya memperhatikan satu maqolah penting: اتقوا مواضع التهمة – takutlah kalian pada tempat-tempat yang bisa menimbulkan prasangka buruk terhadapmu. Kecuali bagi orang-orang yang memang maqomnya berdakwah amar ma’ruf nahi munkar di tempat-tempat munkarot,” imbuhnya.

Publik kini menanti klarifikasi resmi dari Gus Fahmi maupun GP Ansor Jatim atas kontroversi yang mencuat di tengah sorotan terhadap moralitas tokoh muda NU.

Penulis : Bimo

Editor : Enno

Berita Terkait

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa
Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita
Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri
Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?
Perhiasan Emas 150 Gram Hilang Misterius, Keluarga di Sumenep Lapor Polisi
Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat
Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” Diuji, Idah Hamida Desak Kejelasan Kasus Rp8,95 Miliar di Polrestabes Makassar

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?

Berita Terbaru