Proyek PL di Pemkab Probolinggo Banyak Dikerjakan Rekanan Luar Daerah, Satu CV Dapat Tiga PL

Selasa, 29 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Probolinggo – Proyek Pengadaan Langsung (PL) di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Probolinggo diduga sarat kepentingan. Pasalnya, sejumlah proyek justru dikerjakan oleh rekanan dari luar daerah. Kuat dugaan, penunjukan penyedia jasa tersebut dipengaruhi oleh kedekatan personal melalui praktik lobi-lobi.

Hasil penelusuran di sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) menunjukkan, terdapat beberapa CV yang memperoleh hingga tiga paket PL dalam satu dinas. Pekerjaan yang didapat umumnya berupa proyek rehabilitasi dengan nilai anggaran bervariasi, mulai dari Rp85 juta hingga Rp200 juta yang bersumber dari APBD 2025.

Menanggapi hal ini, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Kabupaten Probolinggo, Abdi Utomo, menegaskan bahwa perusahaan, khususnya usaha kecil, dibatasi untuk mengerjakan maksimal lima paket pekerjaan konstruksi secara bersamaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau mengacu pada regulasi LKPP Nomor 12 Tahun 2021, penyedia jasa hanya boleh mengerjakan maksimal lima paket pekerjaan konstruksi dalam waktu bersamaan,” ujar Abdi saat dikonfirmasi, Senin (28/07/2025).

Ia menambahkan, pembatasan tersebut hanya berlaku untuk proyek konstruksi. Sementara untuk pengadaan barang tidak dibatasi, selama pengerjaan sebelumnya telah selesai.

“Lima paket ini tidak hanya berlaku di Probolinggo, tapi di seluruh Indonesia. Jadi ini aturan nasional,” tegasnya.

Meski secara aturan sudah jelas, dugaan praktik titipan atau permainan dalam pemberian PL tetap menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemerataan kesempatan bagi penyedia lokal dinilai masih belum maksimal.

 

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?
LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak
Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan
Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai
Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata
Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Kawasan Hutan Karet Mojo Kediri, Warga Lapor Polisi Minta Pelaku Segera Ditangkap
Icha Chellow dan Mala Agatha Dilaporkan Yakuza Maneges ke Polresta Malang Kota
Keluhan Warga Morosunggingan Belum Tuntas, Dugaan Penyimpangan Pupuk Subsidi Kembali Menjadi Sorotan

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:07 WIB

Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:03 WIB

LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:20 WIB

Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:09 WIB

Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata

Berita Terbaru