Masyarakat Mengeluh, Kelangkaan BBM di Situbondo Menyulitkan Aktivitas Harian

Kamis, 31 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situbondo, Detikzone.id – Masyarakat Kabupaten Situbondo kini mengeluhkan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang kian hari makin terasa. Berdasarkan pantauan langsung dan kroscek di sejumlah SPBU di wilayah Situbondo, hampir seluruhnya dipenuhi antrean panjang kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Situasi ini terjadi sejak beberapa hari terakhir dan belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

Keluhan datang dari berbagai lapisan masyarakat, terutama para pelaku usaha kecil, ojek online, sopir angkutan, dan warga yang bergantung pada kendaraan untuk aktivitas sehari-hari. Mereka mengaku harus menghabiskan waktu berjam-jam di SPBU hanya untuk mendapatkan beberapa liter bensin. “Setiap hari saya harus antre hampir dua jam untuk isi bensin. Kalau begini terus, bagaimana saya bisa narik dan bawa uang pulang untuk keluarga?” keluh Hadi, salah satu tukang ojek pangkalan di daerah Panji.

Tak hanya mengganggu mobilitas warga, kelangkaan BBM ini juga mulai memicu kekhawatiran akan potensi kenaikan harga kebutuhan pokok karena distribusi barang yang terganggu. Warga berharap pemerintah daerah dan pihak Pertamina segera turun tangan dan memberikan solusi konkret. Mereka meminta agar suplai BBM ke Situbondo ditambah dan pengawasan distribusi diperketat, guna menghindari penimbunan atau distribusi yang tidak merata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak butuh janji, kami butuh tindakan nyata. Rakyat kecil seperti kami yang paling terdampak kalau BBM langka,” tambah seorang ibu rumah tangga di SPBU Mimbaan.

Kelangkaan BBM ini bukan hanya soal antrean panjang, tetapi juga cerminan lemahnya manajemen distribusi energi di daerah. Sudah saatnya pemerintah bersikap tegas sebelum keluhan rakyat berubah menjadi keresahan massal.

Penulis : Anton

Berita Terkait

Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata
Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Kawasan Hutan Karet Mojo Kediri, Warga Lapor Polisi Minta Pelaku Segera Ditangkap
Icha Chellow dan Mala Agatha Dilaporkan Yakuza Maneges ke Polresta Malang Kota
Keluhan Warga Morosunggingan Belum Tuntas, Dugaan Penyimpangan Pupuk Subsidi Kembali Menjadi Sorotan
Arisan Diduga Berujung Petaka, Owner Famash Beauty Dilaporkan ke Polda Jatim, Korban Klaim Rugi Ratusan Juta
Diduga Ada Selisih Informasi, Arena Sabung Ayam Kokop Bangkalan Masih Beroperasi Meski Dilaporkan Sepi
Datangi Markas Pusat Yakuza Maneges di Kediri, Santri Asal Pemalang Klarifikasi Hinaan di Media Sosial
Gerak Kilat Satreskrim Polres Sampang: Bongkar Skenario Gelap Pencabulan Berantai, 12 Predator Diringkus dan 15 Lainnya Masih dalam Pengejaran

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:09 WIB

Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:21 WIB

Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Kawasan Hutan Karet Mojo Kediri, Warga Lapor Polisi Minta Pelaku Segera Ditangkap

Senin, 13 Juli 2026 - 22:57 WIB

Icha Chellow dan Mala Agatha Dilaporkan Yakuza Maneges ke Polresta Malang Kota

Senin, 13 Juli 2026 - 19:42 WIB

Keluhan Warga Morosunggingan Belum Tuntas, Dugaan Penyimpangan Pupuk Subsidi Kembali Menjadi Sorotan

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:12 WIB

Arisan Diduga Berujung Petaka, Owner Famash Beauty Dilaporkan ke Polda Jatim, Korban Klaim Rugi Ratusan Juta

Berita Terbaru