Kadishub Sampang Bungkam Data Pelabuhan, Dugaan PAD Bocor Makin Jadi Sorotan

Sabtu, 2 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, Detikzone.id — Kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor pelabuhan Sampang terancam kian leluasa. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Sampang, Raden Chalilurachman, M.Si, dinilai gagal menunjukkan kepemimpinan dan penguasaan data pada audiensi bersama LSM Laskar Bangkit Madura Raya (LASBANDRA) di Aula Mini Pemkab Sampang, (028/2025).

Dalam forum resmi yang membahas dugaan pungutan liar dan kebocoran PAD pelabuhan, Kadishub justru tidak mampu menjawab pertanyaan mendasar: berapa jumlah pelabuhan yang seharusnya dia kelola?

“Mohon maaf, saya baru delapan bulan menjabat. Saya tidak tahu berapa jumlah pelabuhan yang dikelola Dishub,” ucap Chalilurachman di hadapan puluhan peserta audiensi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alih-alih menampilkan data akurat, Kadishub malah berjanji akan mendatangkan Kepala Bidang Laut Dishub pada pertemuan berikutnya.

“Kami akan hadirkan Kabid Laut Dishub untuk menjelaskan jumlah pelabuhan dan data PAD-nya,” katanya berdalih.

Pernyataan ini memancing kekecewaan. Nasrul Hidayat dari Bagian Hukum Pemkab Sampang menilai ketidaksiapan ini mencerminkan lemahnya komitmen reformasi birokrasi di tubuh Dishub.

“Kalau topiknya dugaan kebocoran PAD dan pungli, seharusnya Dishub datang dengan data detail. Ini soal dasar, bukan hal remeh,” tegas Nasrul.

Minimnya data membuat publik menduga potensi kebocoran PAD di sektor pelabuhan akan sulit dibendung. Celah pungutan liar pun terbuka lebar, ditambah birokrat yang gagap memetakan wilayah kerjanya sendiri.

Ironisnya, Raden Chalilurachman selama ini sering tampil bicara soal pembenahan pendapatan daerah. Namun, di forum terbuka, reformasi yang digembar-gemborkan ternyata runtuh di hadapan satu pertanyaan sederhana.

Potret carut-marut birokrasi ini memantik pertanyaan serius: bagaimana mungkin kebocoran PAD ditutup kalau kepala dinasnya saja tak hafal aset vital yang jadi sumber pendapatan daerah?

Yang lebih miris, Chalilurachman kini disebut-sebut sebagai salah satu kandidat kuat Sekretaris Daerah (Sekda) Sampang. Publik pun mulai meragukan kelayakan figur birokrat yang terbukti gagap di meja audiensi.

Apakah PAD pelabuhan Sampang akan terus mengalir entah ke mana, sementara pejabatnya tak pernah benar-benar paham apa yang mereka kelola.

Penulis : Anam

Berita Terkait

Polresta Sumenep Bergerak, Dugaan Persetubuhan Anak Berujung Penahanan
Puluhan Paket Sabu Nyaris 50 Gram Dibongkar Polsek Masalembu, Pria 44 Tahun Diamankan
Lagi-lagi Pelecehan Seksual Anak : Didampingi Yakuza Maneges, Oknum Marbot Masjid Diserahkan ke Polresta Sidoarjo
Motor Petani Raib dari Garasi, Polisi Sumenep Berhasil Amankan Pelaku
Aksi Pencurian Rombong Jagung di Sumenep Terekam CCTV, Pelaku Diciduk di Pamekasan
Satresnarkoba Polresta Sumenep Bongkar Peredaran Sabu 81,53 Gram
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan 102 Botol Miras dari Dua Lokasi
GP Ansor Rubaru Sumenep Desak Penanganan Serius Dugaan Kekerasan Seksual Anak

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:23 WIB

Polresta Sumenep Bergerak, Dugaan Persetubuhan Anak Berujung Penahanan

Senin, 7 September 2026 - 14:42 WIB

Puluhan Paket Sabu Nyaris 50 Gram Dibongkar Polsek Masalembu, Pria 44 Tahun Diamankan

Kamis, 3 September 2026 - 18:31 WIB

Lagi-lagi Pelecehan Seksual Anak : Didampingi Yakuza Maneges, Oknum Marbot Masjid Diserahkan ke Polresta Sidoarjo

Kamis, 3 September 2026 - 12:14 WIB

Motor Petani Raib dari Garasi, Polisi Sumenep Berhasil Amankan Pelaku

Kamis, 3 September 2026 - 11:59 WIB

Aksi Pencurian Rombong Jagung di Sumenep Terekam CCTV, Pelaku Diciduk di Pamekasan

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB