PROBOLINGGO – Proyek pembangunan jalan rigid di Desa Clarak, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, menuai sorotan tajam. Pasalnya, jalan yang baru selesai dibangun sekitar dua bulan lalu itu kini sudah mengalami kerusakan berupa retakan di sejumlah titik.
Pantauan di lapangan, jalan rigid yang terletak di Dusun Krajan tersebut memiliki panjang sekitar 300 meter dengan lebar 3 meter. Namun ironisnya, kondisi beton sudah pecah meski usianya masih seumur jagung.
Padahal, untuk mencegah keretakan pada perkerasan rigid, pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Clarak bisa mengalokasikan anggaran perawatan sederhana, seperti melakukan penyiraman secara rutin terutama saat cuaca panas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penulis : Moch Solihin







