Atap Asrama Ponpes Ambruk di Situbondo, Satu Santriwati Tewas, Belasan Luka-Luka

Rabu, 29 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SITUBONDO, detikzone.id – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Pondok Pesantren Salafiah Syafi’iyah Syekh Abdul Qodir Jailani, Desa Blimbing, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo. Rabu (29/10/2025) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB, atap asrama putri pondok pesantren tiba-tiba ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang.

Dalam insiden tragis tersebut, satu santriwati bernama Putri (12), asal Dusun Rawan, Desa Besuki, meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sebanyak 18 santriwati lainnya mengalami luka-luka, empat di antaranya luka berat dan kini masih dirawat intensif di rumah sakit setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Besuki, AKP Febry Hermawan, membenarkan kejadian tersebut.

 “Benar, atap asrama putri ambruk setelah wilayah kami diguyur hujan deras disertai angin kencang. Kami masih melakukan pendalaman dan memintai keterangan saksi-saksi,” ujarnya, Rabu pagi.

Tim INAFIS Polres Situbondo segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti ambruknya bangunan tersebut.
Dugaan awal menyebutkan, struktur atap yang rapuh dan terpaan cuaca ekstrem menjadi penyebab utama runtuhnya bangunan.

Suasana haru menyelimuti pondok pesantren. Para santriwati yang selamat tampak syok dan masih dalam perawatan.

Pihak kepolisian dan pemerintah daerah telah turun langsung memberikan bantuan serta pendampingan kepada korban dan keluarga mereka.

 “Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Kepolisian akan memastikan penanganan cepat dan mendalami apakah ada unsur kelalaian dalam pembangunan asrama,” tegas AKP Febry.

Berita Terkait

KKN-PPM 2026 Dimulai, STIT Raden Santri Tekankan Moderasi Beragama Berbasis Masjid
DPD PKS Kota Mataram Adakan Halal Bihalal, Perkuat Konsolidasi Kader
Rahmad Memberikan Apresiasi kepada Menteri Agus, Napi Korupsi “Keluyuran” Langsung Dikirim ke Nusakambangan
TRITURA Petani Tembakau Madura Mengguncang Jakarta, Tiga Tuntutan Keras Gus Lilur Soroti Nasib Rokok Rakyat
KH Mahrus Abdul Malik Ajak Ulama Madura Bersatu Cegah Narkoba di Pesantren, Habib Aboe Bakar Sampaikan Permohonan Maaf
Fasiltas Umum Berubah Jadi Lahan Parkiran, Dishubperkim Pemalang Terkesan Tutup Mata
Pelantikan Pejabat Manajerial dan Pisah Sambut di Lapas Kendal
Pakar Hukum Soroti Kasus Mawardi Khairi, Tanpa Mens Rea dan Actus Reus Tak Bisa Dipidana

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 15:00 WIB

KKN-PPM 2026 Dimulai, STIT Raden Santri Tekankan Moderasi Beragama Berbasis Masjid

Minggu, 19 April 2026 - 12:30 WIB

DPD PKS Kota Mataram Adakan Halal Bihalal, Perkuat Konsolidasi Kader

Sabtu, 18 April 2026 - 21:44 WIB

Rahmad Memberikan Apresiasi kepada Menteri Agus, Napi Korupsi “Keluyuran” Langsung Dikirim ke Nusakambangan

Kamis, 16 April 2026 - 15:29 WIB

TRITURA Petani Tembakau Madura Mengguncang Jakarta, Tiga Tuntutan Keras Gus Lilur Soroti Nasib Rokok Rakyat

Kamis, 16 April 2026 - 15:14 WIB

KH Mahrus Abdul Malik Ajak Ulama Madura Bersatu Cegah Narkoba di Pesantren, Habib Aboe Bakar Sampaikan Permohonan Maaf

Berita Terbaru