Rokok Ilegal Bonte dan Khanfa Bebas Beredar, Distributor Sindir Pemerintah: Semua Sudah Ada Beking Kuat di Pamekasan

Kamis, 6 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN — Peredaran rokok ilegal yang bersarang di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, semakin hari kian merajalela tanpa rasa takut. Salah satunya adalah rokok ilegal merek Bonte yang ditengarai dikendalikan oleh dua pengusaha kakak beradik berinisial MM dan SPL alias IPNG di Kecamatan Batumarmar, Pamekasan.

Peredaran rokok tanpa pita cukai tersebut bahkan telah menembus berbagai daerah hingga ke Jawa Tengah (Jateng).

Baru-baru ini, rokok ilegal merek Bonte yang diproduksi di wilayah pengawasan Bea Cukai Madura berhasil diamankan oleh Bea Cukai Tegal di salah satu warung di Jalan Rajawali, Kabupaten Brebes.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun ironisnya, hingga kini para bandar yang diduga sebagai pengendali produksi rokok bodong tersebut masih bebas beraktivitas tanpa tindakan hukum yang jelas.

“Masih aman-aman saja. Gak mungkin berani menindak karena semuanya sudah ada beking orang kuat, apalagi di Pamekasan,” ujar seorang distributor rokok ilegal kepada wartawan, Kamis (6/11/2025).

Ia menyebut bahwa pengiriman rokok ilegal merek Bonte nyaris tak pernah berhenti.

“Masih aktif kok. Kata siapa gak produksi? Wong hampir setiap hari ngirim ke berbagai daerah,” ungkapnya.

Celakanya, selain Bonte, pengusaha nakal kakak beradik MM dan SPL alias IPNG itu juga disebut memproduksi dan mengedarkan rokok ilegal merek Khanfa, yang kini beredar luas di berbagai kabupaten/kota di Indonesia.
Kegiatan produksi rokok tanpa pita cukai tersebut berlangsung terang-terangan di wilayah Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan.

Sikap pasif Bea Cukai Madura di bawah kepemimpinan Novian Dermawan dinilai publik sebagai bentuk pembiaran. Padahal, keberadaan jaringan besar rokok ilegal di wilayah pengawasannya sudah menjadi rahasia umum.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya yang sebelumnya berjanji akan menindak tegas peredaran rokok ilegal hingga ke level pemasok, hingga kini belum menunjukkan langkah nyata.
Publik kini menunggu bukti keseriusan pemerintah dalam membongkar jaringan “mafia rokok ilegal” yang masih bebas beroperasi di Madura dan sekitarnya.

“Kalau pemerintah benar-benar serius memberantas rokok ilegal, seharusnya yang disentuh itu bandar besarnya, bukan hanya pedagang kecil di warung,” ujar seorang pemerhati ekonomi lokal.

Hingga berita ini terbit, pihak Bea Cukai Madura maupun pengusaha berinisial MM dan SPL alias IPNG belum dapat dimintai tanggapan terkait dugaan keterlibatan mereka dalam produksi dan distribusi rokok ilegal merek Bonte dan Khanfa tersebut.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Isu “Sapi Raib” BUMDes Paowan Dibantah, Pemdes Tegaskan Penjualan Sudah Sesuai Prosedur
Pamit Cari Sapi, Pria Ini Ditemukan Tinggal Kerangka di Hutan Baluran
Demi Negara, KPK Didesak Bongkar Total Dugaan Skandal Pita Cukai di Sidoarjo, Bos Rokok Slava Bold H. Samsul Huda Disorot
Data Tak Sinkron di Lapangan, Warga Miskin Probolinggo Berdesil Tinggi, BPS dan Dinsos Saling Klarifikasi
Kasus Cukai Makin Panas, Sultan Pamekasan Haji Junaidi dan HJS Mdr Mencuat, KPK Didesak Bongkar Tanpa Sisa
Pusaran Gelap Pita Cukai Madura: Dugaan Pelanggaran Sistemik Seret PR HJS Mdr Pamekasan, KPK Dalami Jejak Skandal
Janji Busuk Pihak BTN Sumenep, Sertifikat Atas Nama Nasabah Hingga Kini Tak Diberikan Meski Rumah Lunas 4 Bulan Lalu
Sudah Kelewat Batas! Sertifikat KPR BTN Sumenep Tertahan 4 Bulan Meski Sudah Lunas

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:28 WIB

Isu “Sapi Raib” BUMDes Paowan Dibantah, Pemdes Tegaskan Penjualan Sudah Sesuai Prosedur

Kamis, 16 April 2026 - 23:07 WIB

Pamit Cari Sapi, Pria Ini Ditemukan Tinggal Kerangka di Hutan Baluran

Selasa, 14 April 2026 - 19:03 WIB

Demi Negara, KPK Didesak Bongkar Total Dugaan Skandal Pita Cukai di Sidoarjo, Bos Rokok Slava Bold H. Samsul Huda Disorot

Senin, 13 April 2026 - 14:18 WIB

Data Tak Sinkron di Lapangan, Warga Miskin Probolinggo Berdesil Tinggi, BPS dan Dinsos Saling Klarifikasi

Senin, 13 April 2026 - 12:29 WIB

Kasus Cukai Makin Panas, Sultan Pamekasan Haji Junaidi dan HJS Mdr Mencuat, KPK Didesak Bongkar Tanpa Sisa

Berita Terbaru