Gedung DPRD Probolinggo Disulap Jadi Mess Pekerja Proyek, Listrik dan Air Kantor Ikut Dipakai

Rabu, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, detikzone.id – Ironis! Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo yang seharusnya difungsikan sebagai pusat kegiatan legislasi, penganggaran, dan pengawasan, justru dijadikan tempat tinggal oleh pekerja proyek pemasangan lift.

 

Dari pantauan di lokasi, salah satu pekerja mengakui bahwa dirinya bersama rekan-rekan yang berasal dari Banyuwangi menempati salah satu ruangan di lantai atas gedung DPRD. Tak hanya itu, mereka juga memanfaatkan fasilitas negara berupa listrik dan air untuk kebutuhan sehari-hari selama proses pengerjaan proyek berlangsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya dan kawan-kawan tinggal di ruangan lantai atas. Selama bekerja kami pakai fasilitas gedung DPRD, seperti listrik dan air,” ujar seorang pekerja asal Jawa Tengah yang enggan disebutkan namanya, Selasa (11/11/2025).

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (D-PKPP) Kabupaten Probolinggo, Agus Budianto, saat dikonfirmasi mengaku belum bisa memberikan keterangan resmi. Ia menyebut tim dari dinas tengah berada di lokasi untuk menindaklanjuti temuan tersebut.

“Hari ini tim sedang perjalanan ke lokasi untuk mengumpulkan pekerja dan pelaksana. Nanti kami kabari hasilnya,” ujarnya singkat.

Berbeda dengan pihak DPRD, Sekretaris Dewan (Sekwan) Yulius Christian enggan memberikan tanggapan. Pesan WhatsApp yang dikirim wartawan tidak dijawab, bahkan nomor kontak jurnalis sempat diblokir.

Menanggapi hal itu, Direktur LSM Macan Kumbang Probolinggo, Suliadi, SH, menilai tindakan kontraktor yang menggunakan fasilitas pemerintah sebagai mess pekerja merupakan pelanggaran etika dan berpotensi menyalahi aturan penggunaan aset negara.

“Gedung DPRD memiliki fungsi peruntukan sebagai kantor, bukan tempat hunian atau mess pekerja. Kontraktor seharusnya menyediakan akomodasi dan fasilitas kerja sendiri sesuai standar, bukan memanfaatkan gedung pemerintahan,” tegasnya.

Kasus ini kini menjadi sorotan publik karena menyangkut penggunaan aset negara di luar peruntukannya. Masyarakat menunggu tindak lanjut dari pihak berwenang untuk memastikan adanya penegakan aturan serta akuntabilitas terhadap penggunaan fasilitas milik negara.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat
Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” Diuji, Idah Hamida Desak Kejelasan Kasus Rp8,95 Miliar di Polrestabes Makassar
LSM RATU Akan Demo Soal Perizinan Soto Mantenan, Kuasa Hukum Tegaskan Izin Usaha Lengkap dan Taat Pajak
PH Soto Mantenan Buka Suara Terkait Somasi Merek, Perizinan Usaha, hingga Keberatan Pemberitaan
Tertipu Pengacara Gadungan, Wanita asal Jombang Rugi Rp97,5 Juta dan Lapor Polisi
LSM RATU Soroti Legalitas PBG dan SLF Soto Mantenan Kediri, Netizen Merekat Sorotan Merek
Gagal Nyalip, Truk Hantam Pemotor Asal Sumenep Wail Hingga Tewas di Jalur Bojonegoro-Babat
Polsek Kangean Ungkap Dugaan Pencabulan Anak di Arjasa, Pria 43 Tahun Diamankan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” Diuji, Idah Hamida Desak Kejelasan Kasus Rp8,95 Miliar di Polrestabes Makassar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:05 WIB

LSM RATU Akan Demo Soal Perizinan Soto Mantenan, Kuasa Hukum Tegaskan Izin Usaha Lengkap dan Taat Pajak

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:33 WIB

PH Soto Mantenan Buka Suara Terkait Somasi Merek, Perizinan Usaha, hingga Keberatan Pemberitaan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Tertipu Pengacara Gadungan, Wanita asal Jombang Rugi Rp97,5 Juta dan Lapor Polisi

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB