Anggaran Pakaian Dinas DPRD Probolinggo Capai Rp 335 Juta, Warga Pertanyakan Prioritas Pemda

Sabtu, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, detikzone.id — Anggaran belanja pakaian dinas dan atribut Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo kembali menjadi sorotan publik. Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih sulit, pagu pengadaan pakaian dinas tahun anggaran 2025 tercatat mencapai Rp 335 juta.

Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Sekretariat DPRD Kabupaten Probolinggo, belanja pakaian dinas tersebut dilakukan melalui metode e-purchasing. Anggaran itu dialokasikan untuk berbagai perlengkapan, seperti:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pakaian sipil berbahan wol (50 x 2 stel)

Pakaian batik tulis berikut celana panjang (50 x 1 stel)

Lencana DPRD

Lencana KORPRI

Nama dada (50 x 2 buah)

Beragam atribut kedinasan lainnya

Nilai anggaran yang mencapai ratusan juta rupiah tersebut membuat sebagian warga terkejut. Mohammad Riza (40), warga Probolinggo, mengaku baru mengetahui besarnya dana pengadaan pakaian dinas para wakil rakyat.

“Baru tahu dari SIRUP, ternyata banyak anggaran pengadaan yang menghabiskan ratusan juta dalam sekali belanja pada kegiatan DPRD Kabupaten Probolinggo,” ujarnya (22/11/2025).

Tak hanya belanja pakaian dinas, Riza juga menyoroti adanya anggaran pengadaan banner yang nilainya mencapai lebih dari Rp 100 juta. Ia menilai pengeluaran tersebut dapat dikurangi karena masih banyak kebutuhan mendesak masyarakat, seperti warga yang tinggal di Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

“Anggaran seperti itu sebenarnya bisa ditekan. Masih banyak warga tinggal di rumah tak layak yang perlu dibantu,” tambahnya.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Probolinggo tidak membuahkan hasil. Panggilan telepon tidak direspons, begitu juga dengan pesan WhatsApp yang dikirimkan oleh redaksi hingga berita ini diturunkan.

Besarnya anggaran pakaian dinas DPRD ini menambah panjang daftar belanja pemerintah daerah yang dianggap belum sepenuhnya berpihak pada kebutuhan dasar masyarakat. Publik kini menunggu penjelasan resmi dari pihak DPRD terkait urgensi dan transparansi penggunaan anggaran tersebut.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Walau CCTV Ada, Percuma Lapor Polisi Kalau Tak Ada Kepastian! Polresta Sumenep Didesak Ungkap Bandit Curanmor Pasongsongan yang Meresahkan
Gagal Diselundupkan ke Afrika! Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar dari Surabaya
Yakuza Maneges MPR Ungkap Dugaan Pencabulan Santri di Ruang Tertutup, Oknum Pengajar Ponpes di Malang Diamankan
Polsek Guluk-Guluk dan Resmob Polresta Sumenep Ringkus Pembacok Lansia
Motor Warga Pasongsongan Digondol Maling, Kapolresta Sumenep Ditantang Buktikan Tak Ada Ruang bagi Bandit Curanmor
Diduga Tipu Korban dengan Janji Manis, Perempuan Asal Talkandang Resmi Ditahan Polres Situbondo
Gerak Cepat Polsek Masalembu Polresta Sumenep! Dua Nelayan Dibekuk Usai Gagal Curi Motor
Jalanan Probolinggo Darurat Debu, Truk Tambang Tanpa Terpal Bebas Beraksi, Polisi Bungkam

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:27 WIB

Walau CCTV Ada, Percuma Lapor Polisi Kalau Tak Ada Kepastian! Polresta Sumenep Didesak Ungkap Bandit Curanmor Pasongsongan yang Meresahkan

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:49 WIB

Gagal Diselundupkan ke Afrika! Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar dari Surabaya

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:40 WIB

Yakuza Maneges MPR Ungkap Dugaan Pencabulan Santri di Ruang Tertutup, Oknum Pengajar Ponpes di Malang Diamankan

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:04 WIB

Polsek Guluk-Guluk dan Resmob Polresta Sumenep Ringkus Pembacok Lansia

Senin, 27 Juli 2026 - 19:12 WIB

Motor Warga Pasongsongan Digondol Maling, Kapolresta Sumenep Ditantang Buktikan Tak Ada Ruang bagi Bandit Curanmor

Berita Terbaru