Mangkir dari Panggilan Kejari, Bupati Sampang Bantah Pernah Dipanggil, Kini Publik Kian Bingung

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, Detikzone.id— Polemik dugaan korupsi dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Sampang kembali menghangat. Kali ini, sorotan publik mengarah pada informasi pemanggilan Bupati Sampang, Slamet Junaidi, oleh penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang.

Isu tersebut mencuat setelah beredar kabar bahwa Bupati Sampang telah menjalani pemeriksaan terkait penyidikan dugaan penyimpangan BLUD RSUD Sampang.

Salah satu sumber menyebut, Slamet Junaidi telah hadir memenuhi panggilan jaksa dan dijadwalkan kembali untuk pemeriksaan lanjutan pekan depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pak Bupati sudah diperiksa dan akan dipanggil lagi minggu depan,” ujar sumber tersebut yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Namun, penelusuran lanjutan justru menemukan fakta berbeda. Bupati Sampang ternyata memang dipanggil, tetapi mangkir pada pemanggilan pertama yang dilayangkan Kejari Sampang.

Penyidik dikabarkan akan segera menerbitkan surat panggilan kedua untuk meminta klarifikasi dari Slamet Junaidi sebagai pihak yang diduga mengetahui alur penggunaan dana BLUD.

Informasi pemanggilan tersebut turut dibenarkan oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Sampang, Dieky Eka Koes Adriansyah. Ia menegaskan bahwa Jaksa sudah melayangkan surat pemanggilan resmi.

“Kami telah memanggil Bupati, tetapi yang bersangkutan belum bisa hadir,” kata Dieky, dikutip dari DetikJatim.

Di sisi lain, pernyataan sang Bupati justru bertolak belakang. Melalui wawancara dengan media Sigap88news, Slamet Junaidi membantah keras bahwa dirinya pernah menerima panggilan dari Kejaksaan.

“Belum ada pemanggilan. Kapan saya diperiksa? Jika ada yang bilang saya sudah diperiksa, itu bohong, Mas. Kalau ada panggilan, saya pasti hadir,” ujarnya.

Kontradiksi antara pernyataan Bupati dan informasi resmi dari Kejari Sampang tersebut memicu reaksi publik. Sejumlah pihak menilai kegaduhan ini membuat proses penegakan hukum semakin tidak transparan.

Aktivis Sampang, Herman Hidayat, menilai pernyataan Bupati berpotensi menyesatkan dan membingungkan masyarakat.

“Ayo dong Pak Bupati, jangan membuat pernyataan yang membingungkan publik. Kasi Intel bilang sudah ada pemanggilan, Bupati bilang tidak. Jangan sampai terkesan mengadu domba rakyat,” tegas Herman.

Polemik dua versi pernyataan ini menjadi sorotan baru dalam penanganan kasus BLUD RSUD Sampang, yang kini semakin ditunggu publik perkembangannya.

Penulis : Anam

Berita Terkait

Isu “Sapi Raib” BUMDes Paowan Dibantah, Pemdes Tegaskan Penjualan Sudah Sesuai Prosedur
Pamit Cari Sapi, Pria Ini Ditemukan Tinggal Kerangka di Hutan Baluran
Demi Negara, KPK Didesak Bongkar Total Dugaan Skandal Pita Cukai di Sidoarjo, Bos Rokok Slava Bold H. Samsul Huda Disorot
Data Tak Sinkron di Lapangan, Warga Miskin Probolinggo Berdesil Tinggi, BPS dan Dinsos Saling Klarifikasi
Kasus Cukai Makin Panas, Sultan Pamekasan Haji Junaidi dan HJS Mdr Mencuat, KPK Didesak Bongkar Tanpa Sisa
Pusaran Gelap Pita Cukai Madura: Dugaan Pelanggaran Sistemik Seret PR HJS Mdr Pamekasan, KPK Dalami Jejak Skandal
Janji Busuk Pihak BTN Sumenep, Sertifikat Atas Nama Nasabah Hingga Kini Tak Diberikan Meski Rumah Lunas 4 Bulan Lalu
Sudah Kelewat Batas! Sertifikat KPR BTN Sumenep Tertahan 4 Bulan Meski Sudah Lunas

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:28 WIB

Isu “Sapi Raib” BUMDes Paowan Dibantah, Pemdes Tegaskan Penjualan Sudah Sesuai Prosedur

Kamis, 16 April 2026 - 23:07 WIB

Pamit Cari Sapi, Pria Ini Ditemukan Tinggal Kerangka di Hutan Baluran

Selasa, 14 April 2026 - 19:03 WIB

Demi Negara, KPK Didesak Bongkar Total Dugaan Skandal Pita Cukai di Sidoarjo, Bos Rokok Slava Bold H. Samsul Huda Disorot

Senin, 13 April 2026 - 14:18 WIB

Data Tak Sinkron di Lapangan, Warga Miskin Probolinggo Berdesil Tinggi, BPS dan Dinsos Saling Klarifikasi

Senin, 13 April 2026 - 12:29 WIB

Kasus Cukai Makin Panas, Sultan Pamekasan Haji Junaidi dan HJS Mdr Mencuat, KPK Didesak Bongkar Tanpa Sisa

Berita Terbaru