Identitasnya Diduga Dicatut, Pengacara Muda Sumenep Mahbub Junaidi Luruskan Informasi Terkait Nomor Palsu

Jumat, 12 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Meningkatnya modus penipuan digital yang memanfaatkan identitas orang lain kembali menjadi perhatian masyarakat. Seorang pengacara muda, Mahbub Junaidi, mengeluarkan imbauan resmi setelah mengetahui adanya pihak tak bertanggung jawab yang menghubungi sejumlah orang dengan menggunakan nomor telepon yang bukan miliknya, Jumat, 12/12/2025.

Dalam pemberitahuannya, Mahbub menegaskan bahwa nomor tersebut sama sekali bukan miliknya dan tidak memiliki hubungan apa pun dengannya. Ia menekankan bahwa dirinya hanya menggunakan satu nomor resmi, yakni 0878-6222-2800, dan meminta seluruh pihak untuk berhati-hati.

“Mohon kewaspadaannya dan tidak menanggapi pesan dari nomor selain itu,” tulisnya dalam pernyataan terbuka kepada teman, kerabat, instansi pemerintahan, dan rekan sejawat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fenomena penyalahgunaan identitas atau impersonation seperti ini kini terus berkembang seiring masifnya penggunaan layanan pesan digital. Oknum biasanya memanfaatkan celah komunikasi untuk menipu korban, baik dengan mengatasnamakan tokoh tertentu, lembaga, maupun instansi resmi.

Para pakar keamanan digital menyarankan beberapa langkah pencegahan, di antaranya:

Verifikasi ulang identitas pengirim sebelum merespons pesan.

Tidak membagikan data pribadi kepada nomor yang tidak terkonfirmasi.

Menghubungi langsung kontak resmi apabila menerima pesan mencurigakan.

Meningkatkan literasi digital, terutama bagi masyarakat yang sering menerima pesan dari nomor baru.

Dengan imbauan yang disampaikan Mahbub Junaidi, masyarakat diharapkan semakin waspada serta mampu mengenali potensi penipuan yang memanfaatkan identitas pribadi. Edukasi semacam ini menjadi penting untuk memperkuat perlindungan diri di era komunikasi digital yang serba cepat.

Penulis : Fadilah

Berita Terkait

Operasi Rokok Ilegal di Candi Sidoarjo Tuai Sorotan, Pedagang Kecil Mengeluh, Pabrik Besar Belum Tersentuh?
Pengusaha Rokok Sidoarjo Haji Samsul Huda Mengemuka dalam Dugaan Skandal Cukai Rokok, KPK Didesak Tidak Tebang Pilih
Datang Ambil Kardus, Pria di Sapeken Sumenep Justru Diciduk Polisi
Skandal Kades Situbondo Kian Membara: 1 Dinonaktifkan, 4 Desa Dibidik Inspektorat, Dana Desa Rp15 Miliar Jadi Sorotan
Pamer Kemewahan di Tengah Jeritan Ekonomi, Satpol PP Probolinggo Beli Mobil Double Gardan Rp1 Miliar
Usai Kuasa Hukum Laporkan Penyidik, Ditreskrimum Polda Jatim Terbitkan SP2HP Kasus Dana Rumpon Nelayan Rp6,3 Miliar
Setahun Mandek, Penyidik Kasus Rp6,3 M Dana Nelayan Sampang Dilaporkan ke Propam Polda Jatim
Polres Sumenep Tangkap Kakek Pelaku Asusila Anak yang Kabur ke Cirebon

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 14:07 WIB

Operasi Rokok Ilegal di Candi Sidoarjo Tuai Sorotan, Pedagang Kecil Mengeluh, Pabrik Besar Belum Tersentuh?

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:02 WIB

Pengusaha Rokok Sidoarjo Haji Samsul Huda Mengemuka dalam Dugaan Skandal Cukai Rokok, KPK Didesak Tidak Tebang Pilih

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:55 WIB

Datang Ambil Kardus, Pria di Sapeken Sumenep Justru Diciduk Polisi

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:45 WIB

Skandal Kades Situbondo Kian Membara: 1 Dinonaktifkan, 4 Desa Dibidik Inspektorat, Dana Desa Rp15 Miliar Jadi Sorotan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:43 WIB

Pamer Kemewahan di Tengah Jeritan Ekonomi, Satpol PP Probolinggo Beli Mobil Double Gardan Rp1 Miliar

Berita Terbaru

NASIONAL

Jenderal yang Tak Menunggu Telepon

Senin, 18 Mei 2026 - 20:16 WIB