Polres Sampang Bergerak, SP2HP Dugaan Mark Up Patung Karapan Sapi Diterbitkan

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, Detikzone.id — Dugaan mark up anggaran pembangunan Patung Karapan Sapi di Alun-alun Kabupaten Sampang mulai mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum. Kepolisian Resor (Polres) Sampang resmi menerbitkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) atas laporan Aduan Masyarakat (Dumas) yang diajukan warga, Selasa (17/12/2025).

SP2HP tersebut diterbitkan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sampang melalui Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Terbitnya surat ini menandai bahwa laporan dugaan penyimpangan anggaran proyek ikon daerah tersebut telah memasuki tahap klarifikasi dan penyelidikan awal.

Dalam SP2HP itu, kepolisian menyatakan tengah melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) dan bahan informasi (pulinfo) guna menelusuri indikasi penyalahgunaan anggaran, baik pada tahap perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan proyek Patung Karapan Sapi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terbitnya SP2HP ini sekaligus menjadi sinyal bahwa proyek yang selama ini menuai polemik publik tidak lagi berada di ruang abu-abu, melainkan telah masuk radar pengawasan aparat penegak hukum.

Seperti diketahui, pembangunan Patung Karapan Sapi sebelumnya menuai kritik tajam dari masyarakat. Proyek tersebut dinilai tidak sebanding antara besaran anggaran yang digelontorkan dengan kualitas dan hasil fisik bangunan di lapangan.

Pelapor yang juga pemuda Kabupaten Sampang, Rosi, menyambut terbitnya SP2HP tersebut. Namun demikian, ia menegaskan bahwa langkah administratif ini belum cukup untuk menjawab kecurigaan publik.

“SP2HP ini penting sebagai bukti laporan ditindaklanjuti, tetapi tidak boleh berhenti di atas kertas. Masyarakat menunggu langkah hukum yang nyata, bukan sekadar prosedur formal,” tegas Rosi kepada wartawan.

Ia mendesak Unit Tipikor Polres Sampang bekerja secara terbuka, profesional, dan independen, terutama apabila dalam proses penyelidikan ditemukan indikasi mark up anggaran, penyalahgunaan kewenangan, maupun praktik pengelolaan keuangan yang menyimpang.

Menurutnya, keberanian aparat menelusuri seluruh rantai proyek, mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan, akan menjadi ujian integritas penegakan hukum di Kabupaten Sampang.

Rosi juga mengingatkan agar penanganan perkara tidak dipersempit pada aspek teknis semata, melainkan menyasar kemungkinan adanya pihak-pihak yang diuntungkan secara tidak sah.

“Jika ada permainan anggaran atau aliran dana yang janggal, Tipikor wajib mengungkapnya secara terang. Jangan sampai kasus ini menguap tanpa kejelasan,” ujarnya.

Ia menilai transparansi dan ketegasan Polres Sampang dalam menangani perkara ini akan berdampak langsung terhadap tingkat kepercayaan publik kepada institusi kepolisian.

Rosi menegaskan akan terus mengawal perkembangan penyelidikan dan meminta Polres Sampang membuktikan bahwa penerbitan SP2HP benar-benar menjadi pintu masuk pengungkapan dugaan korupsi, bukan sekadar meredam sorotan publik.

Penulis : Anam

Berita Terkait

Isu “Sapi Raib” BUMDes Paowan Dibantah, Pemdes Tegaskan Penjualan Sudah Sesuai Prosedur
Pamit Cari Sapi, Pria Ini Ditemukan Tinggal Kerangka di Hutan Baluran
Demi Negara, KPK Didesak Bongkar Total Dugaan Skandal Pita Cukai di Sidoarjo, Bos Rokok Slava Bold H. Samsul Huda Disorot
Data Tak Sinkron di Lapangan, Warga Miskin Probolinggo Berdesil Tinggi, BPS dan Dinsos Saling Klarifikasi
Kasus Cukai Makin Panas, Sultan Pamekasan Haji Junaidi dan HJS Mdr Mencuat, KPK Didesak Bongkar Tanpa Sisa
Pusaran Gelap Pita Cukai Madura: Dugaan Pelanggaran Sistemik Seret PR HJS Mdr Pamekasan, KPK Dalami Jejak Skandal
Janji Busuk Pihak BTN Sumenep, Sertifikat Atas Nama Nasabah Hingga Kini Tak Diberikan Meski Rumah Lunas 4 Bulan Lalu
Sudah Kelewat Batas! Sertifikat KPR BTN Sumenep Tertahan 4 Bulan Meski Sudah Lunas

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:28 WIB

Isu “Sapi Raib” BUMDes Paowan Dibantah, Pemdes Tegaskan Penjualan Sudah Sesuai Prosedur

Kamis, 16 April 2026 - 23:07 WIB

Pamit Cari Sapi, Pria Ini Ditemukan Tinggal Kerangka di Hutan Baluran

Selasa, 14 April 2026 - 19:03 WIB

Demi Negara, KPK Didesak Bongkar Total Dugaan Skandal Pita Cukai di Sidoarjo, Bos Rokok Slava Bold H. Samsul Huda Disorot

Senin, 13 April 2026 - 14:18 WIB

Data Tak Sinkron di Lapangan, Warga Miskin Probolinggo Berdesil Tinggi, BPS dan Dinsos Saling Klarifikasi

Senin, 13 April 2026 - 12:29 WIB

Kasus Cukai Makin Panas, Sultan Pamekasan Haji Junaidi dan HJS Mdr Mencuat, KPK Didesak Bongkar Tanpa Sisa

Berita Terbaru