Kasus Persetubuhan Anak di Kabupaten Semarang Terungkap, Pelaku Manfaatkan Hubungan Pacaran

Selasa, 23 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Detikzone.id – Aparat Kepolisian Resor Semarang mengungkap kasus dugaan persetubuhan terhadap anak yang dilakukan secara berulang oleh seorang pria berinisial IH (33), warga Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Perbuatan tersebut diketahui berlangsung sejak awal 2025 hingga November 2025.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Semarang, AKP Bodia T. Lelana, mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan keluarga korban yang merasa resah dengan perubahan perilaku korban dan aktivitasnya yang mencurigakan.

“Setelah menerima laporan, kami lakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi. Hasilnya mengarah pada dugaan persetubuhan terhadap korban yang saat kejadian masih berusia di bawah umur,” jelas AKP Bodia, Selasa (23/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban berinisial SWM (18), warga Kabupaten Semarang. Berdasarkan keterangan penyidik, tersangka dan korban pertama kali berkenalan pada Desember 2024 di sebuah pusat kebugaran di wilayah Bawen. Hubungan keduanya kemudian berkembang menjadi pacaran.

Dalam perjalanan hubungan tersebut, tersangka diduga mulai mempengaruhi korban dengan bujuk rayu dan janji-janji.

Pada Januari 2025, tersangka mengajak korban menginap di sebuah hotel. Sejak peristiwa itu, tindakan persetubuhan kembali terjadi di beberapa lokasi berbeda, termasuk hotel di kawasan wisata Bandungan.

Peristiwa terakhir terjadi pada Sabtu, 15 November 2025. Saat itu, tersangka menjemput korban di Rumah Sakit Ken Saras sebelum menuju hotel. Di dalam kamar, tersangka diduga melakukan persetubuhan sebanyak dua kali dalam rentang waktu berbeda.

Kasus ini terungkap setelah paman korban mengikuti korban yang diduga hendak bertemu tersangka.

Setelah mengetahui korban berada dalam satu kamar hotel bersama pelaku, keluarga langsung membawa tersangka ke Polres Semarang untuk diproses hukum.

Selain dugaan persetubuhan, polisi juga menemukan fakta lain berupa dugaan pemerasan.

Tersangka disebut meminta sejumlah uang hingga ratusan juta rupiah kepada korban ketika korban menyampaikan niat untuk mengakhiri hubungan.

Dalam proses penyidikan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian korban dan tersangka serta dua unit telepon genggam.

Sejak 20 November 2025, tersangka resmi ditahan di rumah tahanan Polres Semarang.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 81 ayat (2) juncto Pasal 76D Undang-Undang Perlindungan Anak serta Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

Ancaman hukuman yang dikenakan berupa pidana penjara minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun, serta denda hingga Rp5 miliar.

Polres Semarang mengingatkan masyarakat, khususnya orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak dan remaja, serta segera melapor apabila menemukan indikasi kekerasan seksual di lingkungan sekitar.

Penulis : Mualim

Berita Terkait

Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai
Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata
Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Kawasan Hutan Karet Mojo Kediri, Warga Lapor Polisi Minta Pelaku Segera Ditangkap
Icha Chellow dan Mala Agatha Dilaporkan Yakuza Maneges ke Polresta Malang Kota
Keluhan Warga Morosunggingan Belum Tuntas, Dugaan Penyimpangan Pupuk Subsidi Kembali Menjadi Sorotan
Arisan Diduga Berujung Petaka, Owner Famash Beauty Dilaporkan ke Polda Jatim, Korban Klaim Rugi Ratusan Juta
Diduga Ada Selisih Informasi, Arena Sabung Ayam Kokop Bangkalan Masih Beroperasi Meski Dilaporkan Sepi
Datangi Markas Pusat Yakuza Maneges di Kediri, Santri Asal Pemalang Klarifikasi Hinaan di Media Sosial

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:09 WIB

Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:21 WIB

Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Kawasan Hutan Karet Mojo Kediri, Warga Lapor Polisi Minta Pelaku Segera Ditangkap

Senin, 13 Juli 2026 - 22:57 WIB

Icha Chellow dan Mala Agatha Dilaporkan Yakuza Maneges ke Polresta Malang Kota

Senin, 13 Juli 2026 - 19:42 WIB

Keluhan Warga Morosunggingan Belum Tuntas, Dugaan Penyimpangan Pupuk Subsidi Kembali Menjadi Sorotan

Berita Terbaru

DETIK ZONE

93.357 Jiwa di Kabupaten Pemalang Terancam Krisis Air

Jumat, 17 Jul 2026 - 01:05 WIB

NASIONAL

LSM Harus Jadi Mitra, Bukan Menakut-nakuti Proyek Desa

Kamis, 16 Jul 2026 - 20:29 WIB