Insiden Arogan di Rutan Sumenep, Kuasa Hukum Warga Binaan Terpaksa Hadapi Sikap Kasar Petugas

Selasa, 30 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana tegang di Rutan Sumenep saat pengacara AS menghadapi sikap arogan petugas jaga dalam menegakkan hak kliennya, Selasa (30/12/2025)

Suasana tegang di Rutan Sumenep saat pengacara AS menghadapi sikap arogan petugas jaga dalam menegakkan hak kliennya, Selasa (30/12/2025)

SUMENEP — Pelayanan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sumenep kembali menimbulkan konflik. Seorang pengacara berinisial AS, kuasa hukum warga binaan bernama Sigit, mengalami perlakuan arogan dan diusir oleh petugas jaga saat menjalankan tugas profesinya, Selasa (30/12/2025).

Berdasarkan pantauan wartawan, AS datang dengan sikap santun untuk menanyakan alasan kliennya ditempatkan dalam kondisi pengasingan.

Kedatangannya merupakan tindak lanjut setelah orang tua klien sebelumnya datang tanpa pendampingan kuasa hukum karena AS masih berada di luar Rutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya datang baik-baik, menggunakan bahasa sopan, hanya ingin penjelasan resmi terkait kondisi klien saya. Tujuan saya jelas, bukan untuk membuat masalah,” ujar AS.

Namun, niat baik itu justru dibalas dengan sikap kasar dan sinis. Salah satu petugas diduga hendak menutup pintu Rutan secara tiba-tiba sambil menyuruh pengacara keluar tanpa penjelasan yang jelas.

“Sampean mau apa ke sini, jangan bikin masalah,” ujar petugas dengan nada tinggi dan gestur congkak, memicu kemarahan AS.

Perkataan dan sikap arogan itu memunculkan adu argumen panas di area pelayanan Rutan.

Ketegangan terlihat jelas saat AS menegaskan haknya sebagai kuasa hukum, sementara petugas tetap bersikap mengintimidasi.

Suasana memanas hingga Kepala Pengamanan Rutan, Faizal, turun tangan untuk menenangkan kedua belah pihak.

Faizal kemudian meminta maaf secara resmi atas perilaku petugas yang dinilai tidak pantas dan berjanji akan menindaklanjuti dugaan arogansi tersebut. Ia menegaskan evaluasi internal akan dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.

Meski permintaan maaf telah disampaikan, insiden ini menyoroti masalah serius dalam profesionalisme dan etika pelayanan di Rutan Sumenep.

Perlakuan arogan terhadap pengacara yang datang dengan itikad baik tidak hanya merendahkan profesi hukum, tetapi juga berpotensi mencederai prinsip pelayanan publik yang seharusnya dijalankan oleh petugas pemasyarakatan.

Pengacara AS menekankan bahwa hak hukum warga binaan dan kuasa hukumnya harus dihormati.

“Perlakuan seperti ini tidak hanya melecehkan profesi hukum, tapi juga mencederai rasa keadilan bagi klien saya,” kata AS.

Insiden di Rutan Sumenep ini menjadi cermin serius bagi seluruh institusi pemasyarakatan di Indonesia. Profesionalisme petugas, penghormatan terhadap hak warga binaan, dan perlindungan terhadap kuasa hukum bukan sekadar prosedur formal, melainkan fondasi utama keadilan yang harus dijaga. Perlakuan arogan terhadap pengacara yang menjalankan tugasnya menandakan masih ada celah besar dalam etika dan disiplin pelayanan.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Operasi Rokok Ilegal di Candi Sidoarjo Tuai Sorotan, Pedagang Kecil Mengeluh, Pabrik Besar Belum Tersentuh?
Pengusaha Rokok Sidoarjo Haji Samsul Huda Mengemuka dalam Dugaan Skandal Cukai Rokok, KPK Didesak Tidak Tebang Pilih
Datang Ambil Kardus, Pria di Sapeken Sumenep Justru Diciduk Polisi
Skandal Kades Situbondo Kian Membara: 1 Dinonaktifkan, 4 Desa Dibidik Inspektorat, Dana Desa Rp15 Miliar Jadi Sorotan
Pamer Kemewahan di Tengah Jeritan Ekonomi, Satpol PP Probolinggo Beli Mobil Double Gardan Rp1 Miliar
Usai Kuasa Hukum Laporkan Penyidik, Ditreskrimum Polda Jatim Terbitkan SP2HP Kasus Dana Rumpon Nelayan Rp6,3 Miliar
Setahun Mandek, Penyidik Kasus Rp6,3 M Dana Nelayan Sampang Dilaporkan ke Propam Polda Jatim
Polres Sumenep Tangkap Kakek Pelaku Asusila Anak yang Kabur ke Cirebon

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 14:07 WIB

Operasi Rokok Ilegal di Candi Sidoarjo Tuai Sorotan, Pedagang Kecil Mengeluh, Pabrik Besar Belum Tersentuh?

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:02 WIB

Pengusaha Rokok Sidoarjo Haji Samsul Huda Mengemuka dalam Dugaan Skandal Cukai Rokok, KPK Didesak Tidak Tebang Pilih

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:55 WIB

Datang Ambil Kardus, Pria di Sapeken Sumenep Justru Diciduk Polisi

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:45 WIB

Skandal Kades Situbondo Kian Membara: 1 Dinonaktifkan, 4 Desa Dibidik Inspektorat, Dana Desa Rp15 Miliar Jadi Sorotan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:43 WIB

Pamer Kemewahan di Tengah Jeritan Ekonomi, Satpol PP Probolinggo Beli Mobil Double Gardan Rp1 Miliar

Berita Terbaru

NASIONAL

Jenderal yang Tak Menunggu Telepon

Senin, 18 Mei 2026 - 20:16 WIB