Satu Korban Longsor di Bongas Pemalang Akhirnya Ditemukan Tewas, Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian Lanjut

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang – Aksinudin (40 ) seorang Petani warga RT.007 /RW.003 ,salah satu korban tanah longsor di Dusun Siranti, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, akhirnya berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan.dalam kondisi meninggal dunia,pada Senin ( 26/1 ).

Kabar penemuan korban tanah longsor tersebut diperoleh dari laporan Tim Gabungan dan dibenarkan oleh Staf Operasi Kantor SAR Semarang Handhika.

Korban ditemukan sekitar pukul 08.30 Wib oleh Tim Gabungan, kemudian langsung di evakuasi ke rumah duka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya menyampaikan bahwa jasad , Almarhum Aksinudin telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan.

“Iya, benar sudah ditemukan tadi pagi. Jenazah langsung diserahkan ke keluarga dan sudah dilakukan proses pemakaman,” ujar Handhika.

Meski satu korban telah ditemukan, proses pencarian masih terus dilanjutkan. Tim SAR Gabungan saat ini masih berupaya mencari satu korban lainnya, Hamim, 60 tahun, yang merupakan ayah dari Aksinudin.

Hamim dilaporkan tertimbun longsoran pertama dan hingga kini belum ditemukan. Seperti diberitakan sebelumnya, bencana tanah longsor terjadi pada Minggu pagi, 25 Januari 2026, di kawasan hutan milik Perhutani, Dusun Siranti, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang.

Peristiwa tersebut mengakibatkan dua warga dilaporkan hilang. Camat Watukumpul Arief Rachman Hakim, membenarkan kejadian tersebut.

Ia menyatakan bahwa dua warga yang tertimbun longsor masing-masing bernama Hamim, 60 tahun, dan Aksinudin, 40 tahun. Hingga kini, upaya pencarian korban longsor yang hilang lainnya masih terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur,TNI, Polri, Basarnas,BPBD,TAGANA, Pemerintah Kecamatan Watukumpul,Pemdes Bongas,Relawan serta Masyarakat sekitar.( Ragil).

Berita Terkait

Upaya Penyelundupan Handphone oleh Pengunjung Rutan Kelas 1 Jakpus Berhasil Digagalkan Petugas
Desak Transparasi RAT Puluhan Anggota Koperasi UKP DLH Pemalang Gandeng Pengacara 
Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok Menuai Penolakan Ahli Waris
Ziarah HUT ke-81 TNI, Kodim 0827/Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Pengabdian
Pondasi Koperasi Merah Putih Berdiri di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok, Keturunan Keberatan
Bos CV Ayunda Menikahi Dian Mariana di Banyuwangi, Ribuan Tamu Dikejutkan Hadiah Umrah, 10 Oktober Resepsi Berlanjut di Pamekasan
Dugaan Kelalaian Medis di RSUD Waluyo Jati Kraksaan: Kuasa Hukum Soroti ‘Misteri’ 33 Jam Tanpa Visite Dokter Spesialis
SELESAI, TUNAI, TUNTAS

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 18:10 WIB

Upaya Penyelundupan Handphone oleh Pengunjung Rutan Kelas 1 Jakpus Berhasil Digagalkan Petugas

Selasa, 29 September 2026 - 18:08 WIB

Desak Transparasi RAT Puluhan Anggota Koperasi UKP DLH Pemalang Gandeng Pengacara 

Selasa, 29 September 2026 - 17:09 WIB

Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok Menuai Penolakan Ahli Waris

Selasa, 29 September 2026 - 14:06 WIB

Ziarah HUT ke-81 TNI, Kodim 0827/Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Pengabdian

Selasa, 29 September 2026 - 13:31 WIB

Pondasi Koperasi Merah Putih Berdiri di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok, Keturunan Keberatan

Berita Terbaru