Harlah Se-Abad NU di Batang Hadirkan Posko Layanan Sosial Gratis untuk Warga

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Detikzone.id – Peringatan Hari Lahir ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Batang tidak hanya diisi kegiatan seremonial, tetapi juga pelayanan langsung bagi masyarakat.

Panitia menyiapkan posko layanan terpadu yang akan beroperasi bersamaan dengan agenda Apel Kemanusiaan di Alun-alun Batang pada Minggu (1/2/2026) mendatang.

Sekretaris Panitia Harlah Se-Abad NU PWNU Jawa Tengah, Wahidin Said, menyampaikan bahwa posko tersebut menyediakan sejumlah fasilitas yang bisa dimanfaatkan masyarakat tanpa biaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Layanan yang disiapkan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi dokter spesialis, donor darah, konsultasi hukum, hingga pendampingan urusan wakaf dan pertanahan.

Posko layanan rencananya ditempatkan di rumah dinas Bupati Batang agar mudah dijangkau masyarakat yang hadir dalam rangkaian kegiatan.

Menurut Wahidin, kehadiran layanan ini merupakan wujud komitmen NU untuk memberikan manfaat sosial secara langsung kepada warga.

Untuk menyukseskan program tersebut, panitia menggandeng berbagai pihak, seperti Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, RSJD Amino Gondohutomo Semarang, dan Palang Merah Indonesia (PMI) setempat.

Selain itu, sejumlah lembaga internal NU juga dilibatkan, di antaranya Lembaga Pelayanan dan Bantuan Hukum (LPBH) PWNU Jawa Tengah serta Lembaga Wakaf dan Pertanahan (LWP) PCNU Batang.

Pelayanan masyarakat dijadwalkan dimulai pukul 12.00 WIB hingga seluruh rangkaian apel kemanusiaan selesai.

Koordinasi teknis terus dilakukan antara panitia wilayah dan daerah guna memastikan alur pelayanan berjalan tertib serta tepat sasaran.

Setelah kegiatan apel berakhir, agenda dilanjutkan dengan istighotsah yang akan digelar selepas Salat Isya. Doa bersama tersebut dipimpin Wakil Ketua PW Jam’iyyatul Qurra wal Huffadz (JQH) NU Jawa Tengah, KH Ahmad Baduhun Badawi.

Sebelumnya, jamaah akan mengikuti pengajian kitab dengan metode bandongan yang dibawakan Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah KH Ubaidillah Shodaqoh.

Kitab yang dikaji berjudul Aisyul Bahr, yang berisi pembahasan mengenai kehidupan makhluk laut dan nilai-nilai hikmah di dalamnya.

Panitia juga menyiapkan buku panduan bacaan istighotsah beserta salinan materi kitab agar jamaah dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan lebih mudah dan khidmat.

Penulis : Mualim

Berita Terkait

Blitar Bergejolak! Warga Buka Paksa Portal Bendungan Lahor, PJT I Akhirnya Ubah Kebijakan
Yakuza Maneges Pusat Kediri Serahkan Bantuan untuk 53 Lansia dan 15 Relawan Panti Jompo Akar Kasih Pare 
Polemik Anggaran Toilet SD di Kota Probolinggo,Antara Sorotan Publik dan Batas Aturan BOS
Walau CCTV Ada, Percuma Lapor Polisi Kalau Tak Ada Kepastian! Polresta Sumenep Didesak Ungkap Bandit Curanmor Pasongsongan yang Meresahkan
Gagal Diselundupkan ke Afrika! Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar dari Surabaya
Yakuza Maneges MPR Ungkap Dugaan Pencabulan Santri di Ruang Tertutup, Oknum Pengajar Ponpes di Malang Diamankan
Polsek Guluk-Guluk dan Resmob Polresta Sumenep Ringkus Pembacok Lansia
Motor Warga Pasongsongan Digondol Maling, Kapolresta Sumenep Ditantang Buktikan Tak Ada Ruang bagi Bandit Curanmor

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Blitar Bergejolak! Warga Buka Paksa Portal Bendungan Lahor, PJT I Akhirnya Ubah Kebijakan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Yakuza Maneges Pusat Kediri Serahkan Bantuan untuk 53 Lansia dan 15 Relawan Panti Jompo Akar Kasih Pare 

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:14 WIB

Polemik Anggaran Toilet SD di Kota Probolinggo,Antara Sorotan Publik dan Batas Aturan BOS

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:27 WIB

Walau CCTV Ada, Percuma Lapor Polisi Kalau Tak Ada Kepastian! Polresta Sumenep Didesak Ungkap Bandit Curanmor Pasongsongan yang Meresahkan

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:49 WIB

Gagal Diselundupkan ke Afrika! Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar dari Surabaya

Berita Terbaru