PROGUT SDN Panaongan III Sumenep: Anak-anak Belajar Dunia Nyata dan Karakter Hidup

Senin, 23 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Pendidikan dasar tidak hanya soal hafalan rumus dan teori di buku, tapi juga persiapan anak menghadapi dunia nyata. Di sinilah program PROGUT (Program Guru Tamu) yang digagas SDN Panaongan III menjadi inovasi penting.

PROGUT lahir dari kegelisahan guru dan tenaga pendidik: anak-anak perlu melihat dunia secara langsung, bukan sekadar membayangkannya dari buku.

Melalui program ini, sekolah menghadirkan guru tamu dari berbagai latar belakang, mulai dari unsur FORPIMKA, tenaga kesehatan Puskesmas, kepala desa, petani, nelayan, seniman, hingga perwakilan dinas di Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka datang membawa pengalaman, cerita nyata, dan realitas kehidupan, bukan nilai rapor.

Seorang siswa yang mengikuti sesi bersama seorang petani belajar bahwa nasi di piring bukan hanya makanan, tetapi hasil dari kerja keras dan perjuangan panjang di sawah.

Tenaga kesehatan mengajarkan pentingnya pola hidup sehat, bukan sekadar teori, dan nelayan menanamkan keberanian menghadapi tantangan alam.

Menurut Agus Sugianto, guru SDN Panaongan III, program ini menekankan bahwa pendidikan bukan hanya transfer ilmu, tapi pembentukan karakter dan kesiapan hidup.

“Anak-anak harus mengenal manusia di balik profesi, belajar empati, ketekunan, dan ketahanan hidup,” ujarnya.

PROGUT mendorong anak-anak memahami makna belajar secara menyeluruh: ilmu, pengalaman, dan karakter harus berjalan beriringan. Dengan hadirnya guru tamu dari berbagai profesi, anak-anak belajar bahwa pendidikan bukan sekadar menuntut jawaban benar di kertas, tetapi memahami kehidupan nyata dan berperan aktif dalam masyarakat.

Program ini sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap kearifan lokal, budaya, dan tradisi Madura yang kaya makna. Melalui PROGUT, SDN Panaongan III berharap generasi muda tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia nyata dengan karakter kuat, empati, dan kepedulian sosial.

Berita Terkait

Hampir Semua Wartawan JSI Sumenep Kompeten, Komitmen Membangun Pers Profesional Makin Nyata
Tasrif M. Saleh Apresiasi 8 Quick Wins Kapolri: Polisi Harus Hadir di Tengah Masyarakat
Satreskoba Polresta Sumenep Amankan Pria 29 Tahun, Sabu 0,47 Gram Ditemukan di Kamar
Mencari Keadilan ke Yakuza Maneges, Ibu Korban Kekerasan Seksual di Kediri Mengaku Diancam Dibunuh
Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi Polda Kalbar Tangani Karhutla: Polisi Bersama Masyarakat!
Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu di Saronggi, Dua Pria Diamankan dengan Barang Bukti 2,14 Gram
Teknologi AI Masuk Desa, Dinkes Probolinggo Buru Kasus TBC Lewat Portable X-Ray
Dijanjikan Dinikahi, Perempuan di Sumenep Diduga Jadi Korban Pencabulan, Polisi Amankan Pria 22 Tahun

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Hampir Semua Wartawan JSI Sumenep Kompeten, Komitmen Membangun Pers Profesional Makin Nyata

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Tasrif M. Saleh Apresiasi 8 Quick Wins Kapolri: Polisi Harus Hadir di Tengah Masyarakat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Satreskoba Polresta Sumenep Amankan Pria 29 Tahun, Sabu 0,47 Gram Ditemukan di Kamar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:16 WIB

Mencari Keadilan ke Yakuza Maneges, Ibu Korban Kekerasan Seksual di Kediri Mengaku Diancam Dibunuh

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi Polda Kalbar Tangani Karhutla: Polisi Bersama Masyarakat!

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB