PROBOLINGGO– Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat menangani material longsor yang menyumbat aliran sungai di Desa Negororejo Kecamatan Lumbang, Pembersihan tanah dan gorong-gorong dilakukan guna mencegah luapan air yang berpotensi memicu banjir susulan.
Langkah ini diambil setelah longsor tebing menyebabkan sebagian besar aliran sungai tertutup material tanah, yang juga mengakibatkan putusnya akses jembatan setempat. Alat berat dikerahkan ke lokasi untuk menyingkirkan gundukan tanah yang sebagian mempersempit badan sungai.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo Hengki Cahyo Saputra mengatakan,bahwa prioritas utama saat ini adalah membersihkan material longsor di aliran sungai agar tidak mengganggu pemukiman warga di sekitar hilir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sedang melakukan percepatan pembersihan material agar aliran air kembali lancar. Jika dibiarkan, tumpukan tanah ini sangat berisiko membendung air dan memicu luapan ke area sekitar,” ujarnya Minggu (29/3/2026).

Selain normalisasi sungai, pihak Dinas PUPR juga tengah menyiapkan langkah darurat untuk memulihkan konektivitas warga. Proses pengerjaan jembatan darurat akan segera dimulai sebagai solusi sementara sebelum dilakukan perbaikan permanen.
“Untuk mobilitas warga, kami sedang dalam proses pembuatan jembatan darurat. Kami upayakan secepat mungkin agar akses transportasi kembali pulih,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, petugas di lapangan masih terus bekerja membersihkan sisa-sisa material longsor di bawah pengawasan tim teknis Dinas PUPR.
Penulis : Moch Solihin








