Ironi di Balik Internet Lamban, BPPKAD Probolinggo Malah Belanja Mobil Dinas Baru Rp333 Juta

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Di tengah carut-marut fasilitas layanan publik akibat internet lemot di tingkat kecamatan dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Kebijakan anggaran Pemerintah Daerah kembali menuai sorotan tajam.

Publik menyayangkan langkah Badan Pengelolaan,Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Probolinggo yang justru melakukan “pesta” belanja mobil dinas (mobdin) baru untuk pejabat.

Berdasarkan penelusuran di laman resmi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP, tahun 2026 tercatat pengadaan pada Sub Kegiatan Pengadaan Kendaraan Perorangan Dinas atau Kendaraan Dinas Jabatan, dengan nilai kontrak mencapai Rp333.200.000.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat dikonfirmasi, Kepala BPPKAD Kabupaten Probolinggo Kristiana Ruliani memberikan klarifikasi,bahwa anggaran pengadaan mobil dinas tersebut bukanlah untuk jajarannya. Menurutnya, BPPKAD hanya bertindak selaku perencana atau menganggarkan saja.

“Anggaran mobdin tersebut bukan untuk BPPKAD, melainkan untuk DLH (Dinas Lingkungan Hidup). Bagian hanya menganggarkan saja, karena pengelola anggaran ada pada sekretariat dan pengguna barangnya ada di DLH,” ujarnya

Menanggapi hal ini, sejumlah pegiat sosial setempat menilai Pemda kurang memiliki kepedulian terhadap situasi yang dihadapi masyarakat. “Prioritas anggaran seharusnya untuk perbaikan sarana internet yang lemot, bukan kemewahan kendaraan pejabat,” tegas seorang warga.

Kondisi darurat fasilitas layanan ini memicu keluhan publik. Warga merasa kecewa karena di saat mereka kesulitan mengurus administrasi kependudukan akibat jaringan internet tidak stabil, pejabat justru dimanjakan dengan kendaraan operasional baru.

Berita Terkait

BPI KPNPA RI Desak Transparansi KPK dan Kepastian Hukum Kasus di Kabupaten Bogor
Aksi Kemanusiaan, Yakuza Maneges Ngawi Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Mbah Kadiran
Anggota DPRD Sumenep Hosnan Dorong Sumenep Jadi Kabupaten Kepulauan, Demi Pelayanan dan Pembangunan yang Setara
301  PROFESOR TURUN GUNUNG: MEMPERTAHANKAN ARAH DAN KEMURNIAN JALUR ILMIAH
Aksi Bocah di Pemalang Main Keranda Replika Bekas Karnaval, Warganet Bereaksi
Prof Sutan Nasomal Dorong KPK Pastikan Penelusuran Anggaran Pemkab Bogor Berbasis Bukti
Lautan Oranye Petani Tebu Kepung Istana Merdeka, Desak HPP Rp16.875 dan Copot Menko Bidang Pangan
Ansor Jatim Gelar Halaqoh Tani Muda, Dorong Inovasi dan Solusi Problem Pertanian
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 11:47 WIB

BPI KPNPA RI Desak Transparansi KPK dan Kepastian Hukum Kasus di Kabupaten Bogor

Rabu, 2 September 2026 - 21:27 WIB

Aksi Kemanusiaan, Yakuza Maneges Ngawi Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Mbah Kadiran

Rabu, 2 September 2026 - 12:36 WIB

Anggota DPRD Sumenep Hosnan Dorong Sumenep Jadi Kabupaten Kepulauan, Demi Pelayanan dan Pembangunan yang Setara

Rabu, 2 September 2026 - 12:29 WIB

301  PROFESOR TURUN GUNUNG: MEMPERTAHANKAN ARAH DAN KEMURNIAN JALUR ILMIAH

Selasa, 1 September 2026 - 19:28 WIB

Aksi Bocah di Pemalang Main Keranda Replika Bekas Karnaval, Warganet Bereaksi

Berita Terbaru