Kediri, detikzone.id — Sebanyak 37 anggota investasi bodong warga Kabupaten Kediri mulai resah menanti pembayaran yang sudah satu tahun lebih belum ada tanda-tanda pencairan.
Padahal Pemilik investasi bodong oknum Perangkat Desa Suntari sudah janji namun belum juga direalisasikan,
Bahkan kasus itu sudah dua kali mediasi, yakni di Polsek Plosoklaten dan di Pemerintahan Kecamatan Plosoklaten.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Suntari yang juga menjabat sebagai Kaur Keuangan di Desa Plosolor, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, mengaku sedang berupaya mengatasi situasi tersebut.
“Ini masih dalam proses pengupayaan dananya, berharap dari uang yang dibawa atau dipinjam orang pun sulit kembalinya. jadi sabar menunggu dari hasil saya pribadi,” ungkapnya, melalui pesan singkat WhatsApp, Kamis (13/3/2025) malam.
Suntari menyatakan bahwa uang keseluruhan milik anggota dipinjam oleh temannya senilai Rp 200 juta dan hingga kini belum dikembalikan.
“Awal nya saya juga berusaha menagih ke pihak yang sudah meminjam, bahkan saya juga sampai mengabaikan jasa-jasa dari para anggota yang meminjam, tapi hasilnya nihil.. jadi saat ini saya berupaya pribadi tidak perlu saya sebutkan,” kata Tari, begitu ia kerap disapa.
Namun, ketika diminta bukti, Suntari menolak memberikan informasi mengenai siapa peminjamnya.
“Kemarin sudah saya florkan saat dipanggil di Polsek, masalahnya apa, dimana? dan gara gara apa?,” imbuhnya.
Sementara itu, Koordinator anggota investasi bodong, Soleiny, terus berharap agar Suntari segera menyelesaikan masalah ini dalam waktu dekat.
“Katanya mau tangung jawab tapi kapan mau mengembalikan, selalu ingkar janji. Sudah mau lebaran ini, banyak anggota ngadu kesini (rumah -red) pada nagih,” ucapnya.
Menurut Soleiny, Suntari memiliki kewajiban untuk membayar seluruhnya dan anggota sangat kesal dengan janji-janji palsu yang telah berlangsung lebih dari setahun.
“Ya sebelum lebaran semoga janjinya dipenuhi, sudah setahun ngurusi ini gak ada realisasinya,” tambah dia.
Perlu diketahui, jika tidak ada kepastian sebelum hari raya IdulFitri, seluruh anggota akan melakukan aksi.
Penulis : Bimo Gunawan







