Anak Dibawah Umur Jadi Korban Cabul 2 Oknum Guru Bejat, Polrestabes Makassar Diminta Serius

Minggu, 16 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ilustrasi

Foto : Ilustrasi

Makassar – Dunia pendidikan kembali tercemar ulah kurang ajar inisial TN oknum guru ngaji dan AO oknum guru ngaji sekaligus tenaga pendidik di salah satu SMK Negeri di Makassar, Sulawesi Selatan yang tega melakukan dugaan pencabulan anak dibawah umur terhadap santri dan anak didiknya berinisial IBM, Ahad, 16/03.

Kasus itu pun sudah dilaporkan ibu korban ke pihak kepolisian sejak 28 Februari 2025 lalu, dengan nomor pelapor LP/B/355/II/2025/SPKT/RESTABES/MKS/POLDA SULSEL.

Oknum guru ngaji inisial TN dan TO, oknum guru ngaji sekaligus guru di salah satu SMK Negeri di Makassar diduga telah melakukan tindak pidana kejahatan perlindungan anak cukup lama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebab, berdasarkan keterangan Lidia selaku korban mengatakan, anaknya yang masih dibawah umur itu sudah berkali-kali jadi korban pelecehan seksual mulai dari usia 12 tahun sampai usia 15 tahun.

“Tahun 2025 ini baru terungkap setelah anak saya menceritakan semua yang dialaminya oleh 2 orang inisial TN dan AO ,” ujar Lidia.

Bahkan kata Lidia, terduga pelaku saat didatangi ke rumahnya membenarkan apa yang telah dilakukan terhadap korban.

“Saat saya datangi terduga pelaku, dirinya mengakui perbuatannya. Dan mirisnya dari mulut pelaku, keluar bahasa (iya saya berbuat seperti itu) karena saya bernafsu ketika melihat IBN ,” katanya.

Menurut Lidia, anaknya kini mengalami dampak psikis maupun fisik yang ditimbulkan dari tindakan kekerasan seksual yang dialaminya.

“Saya menitipkan anak belajar mengaji di salah satu masjid di kota Makassar malah anak saya diajarkan sesat,” pungkasnya.

“Saya berharap pihak Polrestabes Makassar serius dan segera memproses pelaku jangan terkesan lambat,” pungkasnya.

Sementara itu, Asbullah Tamrin .SH. MH Selaku kuasa hukum korban dari LBH kampus Saweri Gading menyampaikan, kejadian kekerasan seksual (sodomi) terhadap IBN (15) dialami berkali-kali sejak masih berusia 12 tahun, tepatnya saat (IBN) masih duduk dibangku sekolah dasar (SD), dan terakhir di tahun 2025 ini.

Ironisnya, tegas Kuasa Hukum Asbullah Tamrin, kedua terlapor yakni A0 dan TN adalah tenaga pendidik tempat IBN (korban) menimbah ilmu agama (Tahfidz) di jalan Borong Raya, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

“Saya minta kepolisian bekerja serius dalam mengungkap kasus ini,” tegas dia saat menggelar konferensi pers di Kampus Universitas Sawerigading, Jalan Sembilan, Kota Makassar, Sabtu (15/03/25) siang.

Berkaitan dengan hal memalukan tersebut, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Devi Sujana, SH, S.I.K, MH, saat dikonfirmasi melalui Telepon selulernya dan WhatsApp, terkait lambatnya proses hukum terlapor, hingga berita ini terbit belum memberikan jawaban.

Penulis : Enno

Editor : Igusty Madani

Berita Terkait

Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai
Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata
Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Kawasan Hutan Karet Mojo Kediri, Warga Lapor Polisi Minta Pelaku Segera Ditangkap
Icha Chellow dan Mala Agatha Dilaporkan Yakuza Maneges ke Polresta Malang Kota
Keluhan Warga Morosunggingan Belum Tuntas, Dugaan Penyimpangan Pupuk Subsidi Kembali Menjadi Sorotan
Arisan Diduga Berujung Petaka, Owner Famash Beauty Dilaporkan ke Polda Jatim, Korban Klaim Rugi Ratusan Juta
Diduga Ada Selisih Informasi, Arena Sabung Ayam Kokop Bangkalan Masih Beroperasi Meski Dilaporkan Sepi
Datangi Markas Pusat Yakuza Maneges di Kediri, Santri Asal Pemalang Klarifikasi Hinaan di Media Sosial

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:09 WIB

Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:21 WIB

Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Kawasan Hutan Karet Mojo Kediri, Warga Lapor Polisi Minta Pelaku Segera Ditangkap

Senin, 13 Juli 2026 - 22:57 WIB

Icha Chellow dan Mala Agatha Dilaporkan Yakuza Maneges ke Polresta Malang Kota

Senin, 13 Juli 2026 - 19:42 WIB

Keluhan Warga Morosunggingan Belum Tuntas, Dugaan Penyimpangan Pupuk Subsidi Kembali Menjadi Sorotan

Berita Terbaru