Ritual Gaib Jadi Modus, Suami Disuruh Keluar Kamar, Istri Jadi Korban Pelecehan Dukun Cabul Pamekasan

Sabtu, 16 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

PAMEKASAN – Dunia spiritual kembali tercoreng ulah oknum dukun cabul. Seorang perempuan di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, berinisial EL (30), diduga menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang dukun berinisial SB (50), warga Kecamatan Batumarmar.

Kejadian bejat itu berlangsung pada Rabu (13/08/2025) malam di rumah korban. Berdasarkan keterangan keluarga, awalnya pelaku meyakinkan korban bahwa dirinya memiliki kemampuan spiritual untuk membaca penyakit nonmedis. Dengan dalih mengusir energi negatif, pelaku mengajak korban menjalani ritual pengobatan.

Tragisnya, saat prosesi ritual berlangsung, pelaku menyuruh suami korban keluar dari kamar. Begitu situasi sepi, pelaku justru melakukan tindakan cabul terhadap korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia memulai dengan pijatan, lalu melanjutkan dengan perbuatan tak senonoh hingga memasukkan jarinya ke organ vital korban. Akibat perlakuan tersebut, korban sempat tak sadarkan diri serta mengalami bengkak pada paha dan pinggang.

“Korban jelas terperdaya. Dengan dalih pengobatan, pelaku malah melancarkan aksinya. Keesokan harinya kami dampingi korban melapor ke Polres Pamekasan,” ungkap salah satu keluarga korban, Jumat (15/08/2025).

Polisi bergerak cepat. Terduga pelaku SB berhasil ditangkap di rumahnya pada Kamis (14/08/2025).

Sementara Kasatreskrim, AKP Doni Setiawan, melalui Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Jupriadi, membenarkan penangkapan tersebut.

“Benar, pelaku sudah kita amankan. Saat ini statusnya tersangka dan sedang menjalani proses hukum lebih lanjut,” tegasnya, Sabtu (16/08/2025).

Kasus ini menambah panjang daftar praktik cabul berkedok pengobatan spiritual di Madura. Masyarakat diminta lebih waspada agar tidak mudah terperdaya iming-iming pengobatan nonmedis yang justru berpotensi menjadi modus pelecehan.

Penulis : A.Junaidi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Eksekusi Berjalan Kondusif, Kuasa Hukum Pemenang Lelang Tegaskan Putusan Inkracht Wajib Dihormati dan Apresiasi Kinerja Aparat
MBG Jadi Ladang Cuan? Dugaan Jual Beli Titik Rp300 Juta dan Nama Politikus Madura Mengemuka
Dari Situbondo ke Banyuwangi, Perjuangan Mencari Keadilan Berbuah Apresiasi untuk POMAL
Fasilitas Sepi Bak “Wisata Gaib”, Anggaran Kebersihan Gerbang Wisata Sukapura Probolinggo Sedot Rp400 Juta Lebih
Remaja Situbondo Diduga Dianiaya Prada TNI AL di Dalam Rumah, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Pengusaha Rokok Madura Kompak Melawan! Tolak SKM Golongan III Berlaku Nasional, Khawatir Industri Lokal Tumbang dan Ribuan Pekerja Kehilangan Harapan
Kue Ulang Tahun Picu Badai Etik! Kasat Reskrim Polres Sidrap Dilaporkan ke Propam Mabes Polri
Usai Menggetarkan Indonesia Lewat Sederet Aksi Kemanusiaan Secara Masif, Founder BIP Ali Zainal Abidin Kini Luncurkan LBH Gratis untuk Masyarakat Kecil

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:24 WIB

Eksekusi Berjalan Kondusif, Kuasa Hukum Pemenang Lelang Tegaskan Putusan Inkracht Wajib Dihormati dan Apresiasi Kinerja Aparat

Senin, 8 Juni 2026 - 08:17 WIB

MBG Jadi Ladang Cuan? Dugaan Jual Beli Titik Rp300 Juta dan Nama Politikus Madura Mengemuka

Senin, 1 Juni 2026 - 20:05 WIB

Dari Situbondo ke Banyuwangi, Perjuangan Mencari Keadilan Berbuah Apresiasi untuk POMAL

Senin, 1 Juni 2026 - 10:41 WIB

Fasilitas Sepi Bak “Wisata Gaib”, Anggaran Kebersihan Gerbang Wisata Sukapura Probolinggo Sedot Rp400 Juta Lebih

Senin, 1 Juni 2026 - 00:06 WIB

Remaja Situbondo Diduga Dianiaya Prada TNI AL di Dalam Rumah, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru