Predikat KLA Sampang Tercoreng, Komisi IV DPRD Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku Pencabulan Robatal

Kamis, 11 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Mahfud, Ketua Komisi IV DPRD Sampang Saat Menyampaikan Pendapatnya di Ruang Graha Paripurna DPRD Kabupaten Sampang

Caption: Mahfud, Ketua Komisi IV DPRD Sampang Saat Menyampaikan Pendapatnya di Ruang Graha Paripurna DPRD Kabupaten Sampang

SAMPANG, Detikzone.id – Komisi IV DPRD Sampang menyoroti serius maraknya kasus pencabulan anak di bawah umur di wilayah setempat. Dalam rapat paripurna, Kamis (11/9/2025), Ketua Komisi IV Mahfud menilai predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) yang disandang Sampang tercoreng akibat lemahnya penanganan kasus kekerasan seksual terhadap anak.

Mahfud menekankan bahwa pencabulan anak bukan persoalan ringan. Beberapa laporan ke kepolisian terkesan diulur penanganannya, bahkan sebagian korban enggan melapor karena takut repot dan merasa sia-sia.

“Kasus pencabulan terhadap anak harus ditindaklanjuti dengan serius. Kepolisian perlu segera menangkap pelaku agar ada efek jera,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Politisi PKS ini juga menegaskan bahwa predikat KLA harus diwujudkan melalui aksi nyata dan keterlibatan semua pihak. Pemerintah daerah diminta aktif memberikan advokasi dan sosialisasi mengenai bahaya pergaulan bebas.

Mahfud menyoroti khusus kasus pencabulan terhadap gadis 17 tahun di Kecamatan Robatal. Hingga kini, pelaku masih berstatus daftar pencarian orang (DPO) dan belum ditangkap Polres Sampang.

“Predikat layak anak akan kehilangan maknanya jika aparat hukum tidak maksimal menegakkan keadilan. Penegakan hukum yang lemah justru membuka ruang bagi kasus serupa terjadi kembali,” tegasnya.

Komisi IV DPRD Sampang menegaskan akan terus mengawal kasus pencabulan anak agar korban mendapatkan perlindungan hukum yang layak dan keadilan dapat ditegakkan.

 

Penulis : A. Junaidi

Berita Terkait

Sakit Hati Usai Bercerai, Pria di Kediri Nekat Bakar Rumah dan Kendaraan Mantan Istri
Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?
LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak
Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan
Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai
Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata
Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Kawasan Hutan Karet Mojo Kediri, Warga Lapor Polisi Minta Pelaku Segera Ditangkap
Icha Chellow dan Mala Agatha Dilaporkan Yakuza Maneges ke Polresta Malang Kota

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:54 WIB

Sakit Hati Usai Bercerai, Pria di Kediri Nekat Bakar Rumah dan Kendaraan Mantan Istri

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:07 WIB

Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:03 WIB

LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:20 WIB

Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai

Berita Terbaru